SuaraBogor.id - Penemuan mayat tanpa kepala di Kali Ciliwung, Pancoran, Jakarta Selatan, masih menyisakan misteri besar.
Meskipun identitasnya diduga kuat mengarah pada seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sejumlah fakta mengerikan yang terungkap di lapangan membuat kasus ini menjadi sorotan publik.
Pihak kepolisian kini bekerja keras menyatukan kepingan-kepingan puzzle, dengan tes DNA sebagai kunci utama untuk menjawab semua teka-teki.
Berikut adalah 5 fakta penting yang telah terungkap sejauh ini.
1. Ditemukan Pemancing dalam Kondisi Mengerikan
Jasad malang ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, pada Rabu (9/7).
Penemuan ini sontak membuat geger warga sekitar. Kondisi jasad yang tidak utuh, terutama tanpa bagian kepala, menjadi pemandangan yang sangat mengerikan.
2. Kepala Hilang, Diduga Dimakan Biawak
Salah satu pertanyaan terbesar dalam kasus ini adalah: di mana bagian kepala korban? Polisi memiliki dugaan awal yang cukup membuat bulu kuduk merinding.
Baca Juga: Ngeri! 9.000 Pasangan di Bogor Cerai Tiap Tahun, Sidang Kini Bisa Jemput Bola di Kecamatan
Kondisi jasad yang rusak diduga bukan karena tindak mutilasi kriminal, melainkan karena dimakan oleh binatang liar yang ada di sekitar kali.
"Polisi menduga mayat tanpa kepala itu kondisinya rusak karena diduga dimakan binatang seperti biawak," demikian bunyi keterangan resmi yang diterima.
3. Diduga Kuat Pegawai Kemendagri yang Hilang di Bogor
Benang merah mulai tersambung ketika ada laporan orang hilang yang cocok dengan ciri-ciri korban.
Jasad tersebut diduga kuat adalah seorang pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dilaporkan hilang saat sedang memancing di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Jarak antara lokasi hilang dan lokasi penemuan mengindikasikan jasad tersebut telah terbawa arus sungai cukup jauh.
Tag
Berita Terkait
-
Ngeri! 9.000 Pasangan di Bogor Cerai Tiap Tahun, Sidang Kini Bisa Jemput Bola di Kecamatan
-
Jangan Coba-Coba! Operasi Patuh Lodaya Bogor 2025 Pakai Tilang Ganda: HP Polisi dan Manual di Tempat
-
PA Cibinong Umumkan Perang Lawan Calo Lewat Layanan Jemput Asa
-
Dikira Suara Tikus, Pemilik Warung di Bogor Syok Temukan Ular Sanca di Tumpukan Dagangan
-
Buntut Banjir Puncak Bogor, KLH Bongkar Paksa Bangunan dan Ancam Pidana Pelanggar Lain
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
BRI Hadirkan Srikandi Pertiwi di Hari Kartini 2026, Dukung Perempuan Maju
-
BRI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Infobank 500 Most Outstanding Women 2026: BRI Borong 3 Penghargaan Lewat Kepemimpinan Para Perempuan
-
Dorong Dampak Sosial dan Lingkungan, BRI Integrasikan Sustainable Finance ke Strategi Bisnis
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor