SuaraBogor.id - Kepanikan melanda sebuah warung kelontong di Kampung Pasir Maung, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin malam (14/7/2025).
Pemilik warung dibuat terkejut bukan main saat menemukan seekor ular sanca kembang sepanjang 1,5 meter bersembunyi di antara tumpukan barang dagangannya.
Aksi heroik tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor yang turun tangan mengevakuasi 'tamu tak diundang' ini pun menjadi sorotan.
Berawal dari Suara 'Grasak-Grusuk'
Malam itu sekitar pukul 20.00 WIB, pemilik warung mendengar suara gaduh dari etalase dagangannya. Awalnya, ia mengira suara tersebut hanyalah ulah tikus yang biasa mencari makanan.
Namun, kecurigaannya memuncak saat melihat ada pergerakan aneh.
"Ada warga laporan yang awalnya dengar suara grasak-grusuk di dagangannya, pikirnya suara tikus tapi saat dilihat gerak-gerak taunya Ular Sanca Kembang,” ungkap Komandan Regu 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto kepada wartawan.
Seketika, rasa penasaran berubah menjadi ketakutan. Menyadari bahaya yang mengintai, pemilik warung tidak mengambil risiko dan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor untuk meminta pertolongan evakuasi.
Evakuasi Alot, Perut Ular Diduga Kenyang
Baca Juga: Detik-Detik Penemuan Bayi di Material Bangunan Bogor, Berawal dari Suara 'Kucing'
Menerima laporan warga, satu regu tim Rescue Damkar Kabupaten Bogor segera meluncur ke lokasi. Dengan sigap, petugas yang dilengkapi peralatan khusus langsung melakukan penyisiran di warung tersebut.
Proses evakuasi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ular jenis sanca kembang itu cukup aktif bergerak dan memberikan perlawanan.
Petugas bahkan sempat mengalami kesulitan karena ukuran perut ular yang besar, yang diduga baru saja memangsa hewan lain.
"Kemungkinan abis makan soalnya perutnya gemuk, proses evakuasi selama 1 jam,” tutur Arman.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, tim Damkar akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut dengan selamat tanpa ada yang terluka.
Arman Riyanto menduga ular tersebut masuk ke warung untuk mencari tempat yang lebih hangat. Dugaan ini diperkuat dengan kondisi cuaca di kawasan tersebut yang baru saja diguyur hujan deras.
"Ular liar itu soalnya lokasinya dekat dengan aliran sungai atau selokan, ada kemungkinan gegara hujan dingin jadi naik ke permukaan,” jelasnya.
Kejadian ular masuk ke permukiman di Bogor memang kerap terjadi, mengingat wilayahnya yang masih memiliki banyak area hijau dan aliran sungai yang menjadi habitat alami reptil.
Berkaca dari insiden ini, Arman Riyanto memberikan imbauan penting kepada masyarakat agar tidak panik dan tidak menangani ular sendiri jika tidak memiliki keahlian.
"Untuk masyarakat kalau misal tidak berani evakuasi, lebih baik telepon ke petugas. Khawatirnya ular itu berbisa, terakhir bersihkan rumah dari benda-benda yang menumpuk dan semprot wangi-wangian,” pungkasnya.
Membersihkan rumah, terutama dari tumpukan barang yang bisa menjadi tempat persembunyian, dan menjaga kebersihan agar tidak mengundang tikus (mangsa ular) adalah langkah preventif yang bisa dilakukan warga.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Penemuan Bayi di Material Bangunan Bogor, Berawal dari Suara 'Kucing'
-
BPN Dilaporkan ke Polres Bogor Atas Dugaan 'Mainkan' Tanah Kas Desa Bojong Koneng
-
Korban Bencana Babakan Madang Ditemukan Tak Bernyawa di Pencarian Hari Keenam
-
Sadis! Dibunuh di Bogor, Mayat Indriana Dibuang Keliling Jawa Barat
-
Sempat Hilang di Bukit Paniisan Sentul, Syahrul Ramadhan Langsung Dievakuasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Harga Beras Mahal Akut 40 Tahun! Pakar IPB Semprot Regulasi Perlu Ditata Ulang
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi, Pengendara Suzuki Thunder Tewas Usai Diseruduk Dump Truk Hino