SuaraBogor.id - Malam Jumat di Indonesia memiliki dua wajah. Di satu sisi, ia adalah malam yang mulia, penuh anjuran untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Di sisi lain, ia diselimuti oleh aura mistis dan deretan "pantangan" yang diwariskan turun-temurun hingga terasa seperti sebuah kebenaran.
Banyak dari kita tumbuh dengan mendengar nasihat-nasihat seperti "jangan potong kuku malam-malam" atau "jangan keluar rumah pas malam Jumat".
Namun, saat ditelisik lebih dalam menurut kacamata syariat, apakah berbagai larangan ini benar-benar memiliki dasar? Para ulama memberikan jawaban tegas yang mungkin akan mengubah cara pandang Anda selamanya.
Deretan 'Pantangan' Malam Jumat yang Populer di Masyarakat
Sebelum membongkar faktanya, mari kita identifikasi beberapa mitos larangan yang paling sering kita dengar.
Kepercayaan ini menyebar dari mulut ke mulut, bahkan tak jarang didramatisir oleh industri film horor.
- Dilarang Memotong Kuku: Ini adalah salah satu mitos paling legendaris. Ada kepercayaan bahwa memotong kuku pada malam hari, khususnya malam Jumat, dapat memperpendek umur atau mengundang makhluk halus.
- Dilarang Bepergian Jauh: Sebagian masyarakat percaya bahwa bepergian di malam Jumat lebih berisiko dan rentan terhadap kecelakaan atau gangguan gaib.
- Larangan Keluar Rumah saat Magrib: Anak-anak sering ditakut-takuti agar tidak keluyuran saat malam Jumat karena dipercaya banyak roh jahat berkeliaran.
- Larangan Berhubungan Suami Istri: Mitos ini juga sangat populer, menyebutkan bahwa hubungan intim di malam Jumat akan menghasilkan keturunan dengan sifat buruk.
Fakta di Balik Mitos, Penjelasan Jelas dari Para Ulama
Ketika deretan mitos ini dikonfrontasikan dengan sumber hukum Islam (Al-Qur'an dan Hadis), hasilnya sangat mengejutkan. Para ulama secara kompak menyatakan bahwa larangan-larangan tersebut tidak memiliki landasan syar'i yang bisa dipertanggungjawabkan.
1. Hukum Memotong Kuku Malam Hari
Baca Juga: 7 Ikhtiar Menemukan Jodoh Menurut Buya Yahya
Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu kajiannya menjelaskan bahwa tidak ada satu pun dalil shahih yang melarang potong kuku di malam hari. Sebaliknya, memotong kuku adalah bagian dari fitrah kebersihan yang dianjurkan kapan saja.
"Tidak ada larangannya, mau potong kuku malam hari, sore hari, kapan pun, silakan. Justru membiarkan kuku panjang itu yang tidak bagus," jelasnya. Bahkan, hari Jumat adalah hari yang dianjurkan untuk membersihkan diri, termasuk memotong kuku, sebagai persiapan shalat Jumat.
2. Mitos Bepergian dan Keluar Rumah
Larangan ini lebih berakar pada kearifan lokal zaman dahulu. Sebelum adanya penerangan dan keamanan seperti sekarang, bepergian di malam hari memang lebih berisiko. Larangan ini adalah bentuk nasihat keamanan yang kemudian dibumbui dengan cerita mistis agar lebih ditaati. Dalam Islam, tidak ada hari atau malam tertentu yang dilarang untuk bepergian selama tujuannya baik.
3. Mitos Hubungan Suami Istri
Seperti yang telah banyak dijelaskan, termasuk oleh Buya Yahya, hadis yang mendasari larangan ini adalah palsu (maudhu'). Justru, berhubungan intim di malam Jumat bisa bernilai pahala ganda karena pasangan bisa menunaikan sunnah mandi besar (ghusl) sebelum berangkat shalat Jumat esok harinya.
Tag
Berita Terkait
-
7 Ikhtiar Menemukan Jodoh Menurut Buya Yahya
-
Ustadz Adi Hidayat Ungkap Doa Dahsyat Pelunas Utang Seberat Gunung Uhud
-
Bukan Sekadar Mitos! Ini Asal Usul dan Makna 'Pamali' yang Diucapkan Maia Estianty ke Syifa-Tissa
-
7 Fakta Sejarah Tahun Hijriah Menurut Ustadz Adi Hidayat, Bukan Sekadar Penanggalan Biasa
-
Berkah Malam Jumat, 9 Amalan Dahsyat Raih Pahala Berlipat
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM
-
Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas