- Korban FD awalnya adalah pelaku perundungan terhadap AZ, yang kemudian berbalik menjadi korban.
- Pelaku AZ dan FD membalas dendam dengan menyerang korban menggunakan batu dan besi di kamarnya.
- Perundungan berujung maut menimpa FD, seorang santri di Bogor, setelah dianiaya dua temannya.
Setelah penganiayaan, korban FD ditemukan dalam kondisi kritis. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Namun, kondisi luka yang parah, terutama di bagian kepala dan wajah, membuat kesehatannya terus memburuk.
Pada Minggu, 14 September 2025, tiga hari setelah insiden penganiayaan, FD dirujuk ke RSUD Ciawi karena kondisinya yang semakin parah dan membutuhkan penanganan lebih intensif.
Tim medis di RSUD Ciawi berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawa FD.
Namun, takdir berkata lain. Setelah berjuang selama beberapa hari melawan luka-lukanya, FD dinyatakan tewas pada Selasa, 16 September 2025.
Kepergian FD menjadi akhir tragis dari sebuah lingkaran bullying yang mengakhiri sebuah nyawa dan menyisakan duka mendalam.
Polres Bogor kini terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus ini.
Insiden ini sekali lagi menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak, terutama lembaga pendidikan dan orang tua, untuk lebih memperhatikan dan mencegah praktik bullying di lingkungan anak-anak dan remaja agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.
Baca Juga: Kasus Bullying Berujung Maut di Ponpes Bogor: Korban FD Tewas Dianiaya Teman Sendiri
Berita Terkait
-
Kasus Bullying Berujung Maut di Ponpes Bogor: Korban FD Tewas Dianiaya Teman Sendiri
-
Karyawan Shell di Bogor Heran dengan Saran Bahlil: Beli BBM ke Pertamina, Kualitas Kami Hilang!
-
Gempa M 3,9 Guncang Sukabumi Sore Ini, BMKG Catat 32 Kali Gempa Susulan Sejak Kemarin
-
Bukan Larangan, Ini Jadwal Baru Truk Tambang di Parungpanjang, Berlaku hingga Desember 2025
-
Imbas Kinerja Buruk dan Kasus Korupsi, Pemprov Jabar Putus Kontrak Pengelolaan TPPAS Lulut Nambo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir