- Dua kakek di Ciampea Bogor mencabuli anak di bawah umur dengan modus iming-iming uang jajan
- Pelaku diringkus dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak
- Motif pelaku mencabuli korban adalah untuk melampiaskan hasrat pribadi dan memastikan alat kelaminnya masih ereksi
SuaraBogor.id - Masyarakat Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penangkapan dua orang kakek pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Aksi bejat kedua pelaku yang mengiming-imingi korban dengan uang ini berhasil diungkap oleh pihak kepolisian, menegaskan komitmen penegakan hukum dalam melindungi anak-anak dari predator.
Kedua pelaku, WNS (65) dan MRD (68), berhasil diringkus di kediaman masing-masing pada Sabtu, 20 September 2025.
Keduanya kemudian dihadirkan langsung di Mapolres Bogor pada Minggu, 21 September 2025, mengenakan baju tahanan dan tertunduk lesu di hadapan para wartawan, menunjukkan penyesalan atas perbuatan keji mereka.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa peristiwa pencabulan ini terjadi pada bulan Juli 2025.
Modus yang digunakan pelaku tergolong licik mengiming-imingi para korbannya dengan uang tunai sebesar Rp 5 ribu sebelum melakukan tindak pencabulan.
"Pelaku mengatakan kepada salah satu korban atas nama inisial AQ untuk membagi 5.000 itu kepada temannya, setelah uang diterima oleh korban anak," kata AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Minggu 21 September 2025.
Dua korban anak yang menjadi sasaran kebejatan kedua kakek ini adalah AQ (8) dan AZ (8).
Setelah uang diberikan, kedua korban dibawa oleh tersangka WNS ke sebuah saung miliknya yang berada di sekitar area kebun.
Baca Juga: 5 Poin Penting Tragedi Bullying Berujung Maut di Ponpes Bogor, No Satu Bikin Merinding
Di tempat terpencil inilah, aksi pencabulan itu terjadi. "Di dalam saung tersebut kedua anak korban diarahkan oleh tersangka WNS dan tersangka MR untuk melakukan perbuatan cabul," jelas AKP Teguh, menggambarkan lokasi dan modus operandi yang digunakan.
Mengenai motif di balik perbuatan keji ini, AKP Teguh menegaskan bahwa pelaku murni ingin melampiaskan hasratnya terhadap para korban.
Yang lebih mengejutkan, salah satu pelaku secara terus terang mengungkapkan alasan pribadinya yang sangat miris.
"Motifnya sendiri kami sudah mendalami dan tersampaikan oleh salah satu pelaku bahwa, tujuan pelaku melakukan perbuatan itu karena tersangka ingin mengetahui apakah alat kelaminnya bisa ereksi atau tidak, itu yang disampaikan," ungkap Teguh, mengungkap motif yang menunjukkan betapa rendahnya moralitas pelaku.
Atas perbuatan bejatnya ini, kedua kakek cabul tersebut kini telah ditahan di Polres Bogor. Mereka akan menghadapi proses hukum yang ketat dan terancam hukuman berat.
Undang-Undang Perlindungan Anak menanti mereka dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
5 Poin Penting Tragedi Bullying Berujung Maut di Ponpes Bogor, No Satu Bikin Merinding
-
Kronologi Mengerikan Malam Berdarah di Ponpes Bogor, Bullying Berujung Maut Santri
-
Kasus Bullying Berujung Maut di Ponpes Bogor: Korban FD Tewas Dianiaya Teman Sendiri
-
Karyawan Shell di Bogor Heran dengan Saran Bahlil: Beli BBM ke Pertamina, Kualitas Kami Hilang!
-
Gempa M 3,9 Guncang Sukabumi Sore Ini, BMKG Catat 32 Kali Gempa Susulan Sejak Kemarin
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik
-
Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat