-
Pekan Ta'aruf UIKA 2025 sukses dibuka, menyambut 1.479 mahasiswa baru dengan papermob raksasa dan parade budaya meriah.
-
Acara 6 hari ini fokus membangun intelektual muda berdampak, berbekal wawasan keislaman, kepemimpinan, dan literasi digital.
-
Rektor dan Ketua YPIKA UIKA menegaskan mahasiswa baru harus menjadi local hero yang siap membawa global impact.
SuaraBogor.id - Lapangan utama Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor pada 22 September 2025 sontak berubah menjadi lautan manusia dan warna yang memukau.
Lebih dari seribu mahasiswa baru berkolaborasi membentuk papermob raksasa bertuliskan Ibn Khaldun Muda 2025, menandai dimulainya Pekan Ta’aruf UIKA 2025.
Kemeriahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerbang awal bagi generasi baru kampus Islam swasta tertua di Bogor untuk menapaki perjalanan akademik yang transformatif.
Parade budaya, tabuhan drumband yang menggema, serta lantunan yel-yel penuh semangat menjadi saksi bisu pembukaan acara yang megah ini.
Mengusung tema inspiratif “Membangun Generasi Kampus Berdampak Bersinergi dalam Iman, Ilmu, dan Amal”, Pekan Ta’aruf UIKA 2025 berlangsung selama enam hari penuh, dari 22 hingga 27 September 2025.
Sebanyak 1.479 mahasiswa baru dari total 2.607 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 turut serta dalam kegiatan ini, baik dari program reguler maupun kelas karyawan.
Kehadiran pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun (YPIKA), Senat, Rektorat, Dekanat, hingga Kaprodi dalam parade penyambutan kian menambah semarak suasana.
Ditambah lagi, penampilan tari Rato Jaroe Aceh dari mahasiswa PGMI FKIP UIKA turut memperkaya nuansa budaya Nusantara yang khidmat.
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pekan Ta'aruf adalah momentum penting bagi mahasiswa.
Baca Juga: Apresiasi Pelanggan Terbaik, Tirta Kahuripan Kado 3 Tiket Umroh di Hari Pelanggan Nasional
"Hari ini kalian bukan lagi siswa, tetapi intelektual muda yang siap memberi dampak bagi umat, bangsa, dan dunia," ujarnya penuh semangat, menegaskan transformasi peran mahasiswa.
Senada, Ketua YPIKA, Dr. H. Didi Hilman, mengingatkan sejarah UIKA yang telah berdiri lebih dari enam dekade sebagai kampus perjuangan.
Ia menekankan harapan agar generasi baru mampu menjadi local hero yang memberi global impact, membawa perubahan positif mulai dari lingkungan terdekat hingga kancah internasional.
Pekan Ta’aruf UIKA 2025 juga diperkaya dengan kehadiran tokoh-tokoh penting.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, memberikan wawasan mendalam tentang sistem pendidikan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak mahasiswa UIKA untuk menjadi motor perubahan di daerah.
Berita Terkait
-
Apresiasi Pelanggan Terbaik, Tirta Kahuripan Kado 3 Tiket Umroh di Hari Pelanggan Nasional
-
Dedi Mulyadi Pangkas Produksi Tambang 50 Persen, Akankah Pemkab Bogor Kehilangan Miliaran Rupiah?
-
Respon Cepat Surat Edaran Pusat, Kota Bogor Hidupkan Kembali Siskamling di Seluruh Wilayah
-
Dari Data Pemilih hingga Fasilitas, Bawaslu Bogor Beri Catatan Penting untuk Perbaikan Sistem Pemilu
-
Jalan Terjal Perbaikan Demokrasi, DPR Tunda Revisi UU Pemilu, Ini Kata Dede Yusuf
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat