-
Parung, Bogor, menjadi titik strategis penangkapan tiga tersangka utama jaringan narkotika lintas provinsi, termasuk oknum ASN Tangerang.
-
Jaringan narkotika ini terungkap berkat pengembangan kasus dari Tangerang, dengan jangkauan edar luas dari Sumatera hingga Bali.
-
Modus penyelundupan ganja tergolong unik, yaitu disembunyikan dalam kerangka motor Vespa yang dikirim via ekspedisi, dengan IT sebagai pengendali.
SuaraBogor.id - Upaya pengungkapan jaringan peredaran narkotika antar provinsi yang dilakukan oleh Satreskrim Polresta Tangerang menyorot peran strategis wilayah Parung, Bogor, Jawa Barat, sebagai lokasi penangkapan tiga tersangka utama.
Salah satu yang ditangkap di sana adalah Akmal Hadi (AH, 44), seorang Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada menegaskan bahwa penangkapan yang dilakukan di Parung, Bogor, ini menjadi kunci untuk membongkar jaringan besar yang membentang dari Sumatera hingga Bali.
"Dia ditangkap bersama dua rekan lainnya yakni LK (24) dan IT (42) di daerah Parung, Bogor, Jawa Barat," terang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada.
Penangkapan di Parung, Bogor ini menunjukkan bahwa wilayah tersebut diduga menjadi titik singgah atau pertemuan penting dalam rantai distribusi Narkotika Antar Provinsi ini.
Kasus ini berawal dari penangkapan seorang pengguna di Tangerang dan kemudian dikembangkan hingga ke Bogor.
Oknum ASN AH (44) yang berdinas sebagai staf di Bidang Umum dan Kepegawaian Kecamatan Legok, Tangerang, bersama dua rekannya, IT (42) yang merupakan pengendali jaringan, berhasil diamankan di lokasi tersebut.
Penangkapan di Parung ini berhasil mengamankan barang bukti yang mengungkap modus penyelundupan yang tergolong unik. Ganja disembunyikan dalam kerangka sepeda motor Vespa yang dikemas layaknya kiriman paket kendaraan via jasa ekspedisi.
Kapolresta Indra Waspada menyebutkan bahwa tersangka IT sudah mengirimkan 35 Paket Besar Ganja ke Denpasar, Bali, menggunakan modus tersebut.
Baca Juga: Tragedi Buanajaya dan Ancaman di Jembatan Cimapag: 4 Fakta Krusial Ini Mendesak untuk Diketahui
Total barang bukti yang disita Polresta Tangerang meliputi 10 linting ganja, lima paket kecil ganja, satu paket besar ganja seberat 350 gram, dan satu unit Motor Vespa berisi 35 paket besar ganja. [Antara].
Berita Terkait
-
Tragedi Buanajaya dan Ancaman di Jembatan Cimapag: 4 Fakta Krusial Ini Mendesak untuk Diketahui
-
Jasinga Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru! KRL Direncanakan Merambah 2 Rute Sekaligus
-
411 Lubang Tambang Ilegal Ditemukan di Gunung Halimun Salak, Operasi Penindakan Makan Korban
-
Akses Vital Tiga RT Terisolasi: Warga Buana Jaya Nantikan Jembatan Cimapag, Pangkas Waktu Tempuh
-
Tragedi di Tengah Sawah Bogor: 2 Remaja Tewas Seketika Disambar Petir Saat Berteduh
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026
-
Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah