-
Timnas U-22 Indonesia asuhan Indra Sjafri kalah 0-3 dari Mali U-22 dan memperpanjang catatan tanpa kemenangan. Produktivitas gol menjadi fokus utama perbaikan.
-
Pelatih Indra Sjafri menegaskan timnya berbeda dari era Gerald Vanenburg, meski sama-sama sulit mencetak gol. Ia fokus pada komposisi pemain abroad baru.
-
Indra Sjafri optimis dengan 80-90% skuad yang ada, dan berharap adanya tiga pemain abroad termasuk Marselino Ferdinan akan meningkatkan performa di SEA Games 2025.
SuaraBogor.id - Timnas U-22 Indonesia harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Mali U-22 dalam laga uji coba pertama yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/11).
Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan bagi Garuda Muda asuhan Indra Sjafri dalam tiga laga uji coba terakhir, dengan hanya mencetak dua gol.
Menanggapi hasil tersebut, pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menegaskan bahwa timnya saat ini tidak bisa disamakan dengan tim Garuda Muda yang dulu dilatih oleh Gerald Vanenburg.
"Iya, tentu tim ini berbeda dengan tim yang kemarin itu," kata Indra.
Sebelumnya, tim asuhan Vanenburg, yang juga dihuni beberapa pemain pilihan Indra saat ini, gagal dalam dua turnamen sebelumnya, yaitu ASEAN U-23 Championship (Piala AFF U-23) dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Menariknya, kedua tim asuhan Vanenburg dan Indra memiliki sedikit kemiripan, yaitu sama-sama sulit mencetak gol. Jika tim Indra hanya menyarangkan dua gol dari tiga laga uji coba, tim Vanenburg gagal mencetak gol dalam empat dari delapan pertandingan.
Tim asuhan Vanenburg gagal mencetak gol dalam dua laga ASEAN U-23, salah satunya saat kalah 0-1 dari Vietnam pada final. Dalam Kualifikasi Piala Asia U-23, tumpulnya lini depan Garuda Muda melawan Laos dan Korea Selatan juga membuat mereka gagal lolos ke putaran final.
"Perbedaan dari pemain-pemain juga. Banyak perbedaan. Ada beberapa pemain abroad yang masuk, yaitu Ivar (Jenner), Mauro (Zijlstra). Jadi saya pikir kalau pertandingan di kualifikasi kemarin tentu enggak bisa jadi ukuran," kata Indra.
Indra mengakui bahwa salah satu aspek yang harus diperbaiki adalah produktivitas gol.
Baca Juga: Debut Kapten Timnas U-22 Ivar Jenner: Indonesia Dipermalukan Mali 0-3 di Stadion Pakansari
"Yang harus kami perbaiki dari sisi produktivitas juga ada berapa peluang tapi enggak gol, mungkin itu hal-hal yang memang harus kami perbaiki," tambah Indra.
Indra menyadari kekalahan adalah guru terbaik untuk membuat timnya terus berkembang menuju SEA Games 2025 yang akan dimainkan di Thailand bulan depan.
Ia yakin dalam SEA Games nanti timnya akan menampilkan permainan yang lebih baik ketimbang melawan Mali, terutama apabila akhirnya dapat memainkan tiga pemain yang berkarier di luar negeri, yaitu Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, serta Marselino Ferdinan yang belum bergabung dalam pemusatan latihan.
"Kalau ditanya presentasi dari pemain yang main tadi, itu hampir dibilang 90-80 persen saya pikir mereka akan atau berhak untuk menjadi skuad tim. Kalau yang sebelas (pertama) yang tadi ya," kata Indra. [Antara].
Berita Terkait
-
Debut Kapten Timnas U-22 Ivar Jenner: Indonesia Dipermalukan Mali 0-3 di Stadion Pakansari
-
9 Ribu Pegawai Paruh Waktu di Bogor Diberi Peringatan Keras: Jangan Gadai SK
-
Bentuk Raperda Baru, DPRD Kota Bogor Dukung Capaian RPJMD 2025 - 2030
-
Rudy Susmanto Lantik Ribuan PPPK: Momen Haru Suradi, Penjaga Sekolah yang 20 Tahun Berjuang
-
Bukan Sehat, Puluhan Siswa di Bogor 'Tumbang' Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Di Tengah Euforia MotoGP Mandalika, BRI Peduli Ajak Pengunjung Jaga Kebersihan Lingkungan
-
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Sektor Perbankan Sumbang 45% Nilai Merek Nasional
-
Sensasi Petik Melon Hidroponik Langsung dari Kebun di Bojonggede
-
Mewah dan Strategis, Segini Kisaran Harga Rumah di Area CBD Sentul Terbaru
-
Lapas Cibinong Diduga Terlibat Korupsi, Menko Yusril Persilakan KPK hingga Polri Turun Tangan