-
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melantik 9.687 PPPK Paruh Waktu di Stadion Pakansari sebagai bentuk pengakuan pemerintah atas dedikasi abdi negara.
-
Suradi (57), penjaga sekolah, dan Agus Multi (29), guru disabilitas, menjadi sorotan haru karena penantian panjang mereka terbayar dengan pelantikan PPPK.
-
Pelantikan ribuan PPPK Paruh Waktu ini menunjukkan komitmen Pemkab Bogor untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan pengakuan pada para honorer.
SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melantik sebanyak 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bogor.
Acara pelantikan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Jumat (14/11/2025), diwarnai oleh kisah haru dan kebahagiaan para pejuang pengabdian, termasuk penyandang disabilitas dan pria paruh baya yang telah menunggu puluhan tahun untuk mendapatkan pengakuan.
Salah satu sosok yang menarik perhatian adalah Suradi, pria berumur 57 tahun yang menjadi salah satu peserta PPPK Paruh Waktu.
Suradi merupakan penjaga sekolah di SDN 07 Bojonggede yang sejak tahun 2004, atau lebih dari 20 tahun, berjuang dan mendaftarkan diri agar diakui sebagai salah satu yang membantu keamanan sekolah.
"Alhamdulillah gembira aja bersyukur kita menunggu selama dari 2004, bangga aja saya kan penjaga sekolah. Saya penjaga Sekolah SDN 07 Bojonggede," kata Suradi dengan nada haru dan syukur.
Ia berharap, tidak hanya dirinya, tetapi juga tenaga pendidik lain yang sudah bertahun-tahun mengabdi untuk pendidikan di Kabupaten Bogor juga mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
"Lebih disejahterakan aja tenaga tendik, saya berjuang dari 2004," tambahnya.
Momen kebahagiaan juga dirasakan oleh pemuda penyandang disabilitas, Agus Multi (29). Guru agama Islam di SD Pusapa Negara 4 ini merasa sangat bahagia karena diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
Agus Multi telah mengabdikan diri sebagai guru agama Islam di sekolah tersebut sejak tahun 2019. Ia mengaku untuk mendapatkan PPPK Paruh Waktu, dirinya harus berjuang mendaftarkan diri setiap tahunnya.
Baca Juga: Bukan Sehat, Puluhan Siswa di Bogor 'Tumbang' Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
"Saya di SD sudah dari 2019. Setiap tahun ikut daftar PPPK. Alhamdulillah terima kasih kepada Pemkab Bogor," kata Agus Multi. "Saya menjadi salah satu peserta yang dilantik dari penyandang disabilitas," lanjutnya dengan bangga.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Bukan Sehat, Puluhan Siswa di Bogor 'Tumbang' Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
-
Ritual 'Paniisan' Gagal! Pembunuh Berdarah Dingin Justru Diciduk Polisi di Makam Keramat Ciamis
-
Fakta Mengejutkan! Mahasiswi Unpak yang Jatuh dari Lantai 3 Tinggalkan Surat Pilu: Maafkan Ira
-
Uji Coba Timnas U-22 vs Mali di Bogor, Ferrari Ungkap Strategi Rahasia Racikan Indra Sjafri
-
Detik-Detik Mengerikan! Mahasiswi Unpak Bogor Tiba-Tiba Terjun Bebas dari Lantai 3
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
-
DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
-
KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini