Sebanyak 200 siswa SD hingga SMA mengikuti lomba robotik dan coding di Mall Ekalokasari Bogor. Acara tahunan ini diadakan untuk membiasakan anak-anak berkompetisi dalam bidang teknologi, sains, dan animasi kreatif.
Kolaborasi antara Robonico Indonesia dan Tecnoterra bertujuan menciptakan wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Melalui prinsip STEM, peserta diharapkan mampu melahirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Perlombaan ini fokus mendorong minat anak-anak terhadap dunia coding dan robotika agar lebih melek teknologi. Harapannya, semangat inovasi ini membantu mereka menjadi inovator masa depan yang siap memberikan solusi positif.
SuaraBogor.id - Pusat perbelanjaan di Kota Bogor, Mall Ekalokasari, mendadak berubah menjadi laboratorium teknologi raksasa pada akhir pekan kemarin.
Bukan untuk berburu diskon, ratusan anak muda dari jenjang SD hingga SMA berkumpul dengan membawa laptop, kabel, dan komponen elektronik.
Mereka hadir untuk menantang diri dalam ajang bergengsi lomba robotic dan coding animasi yang digelar pada Minggu, 7 Desember 2025.
Sebanyak 200 siswa yang berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) ambil bagian dalam kompetisi ini.
Acara ini diinisiasi oleh komunitas Robonico Indonesia yang menggandeng Tecnoterra, dengan misi besar mencetak generasi yang tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta inovasi.
Di era Revolusi Industri 5.0, kemampuan logika dan pemecahan masalah menjadi skill mata uang baru. Kompetisi ini menjadi wadah strategis untuk mengasah kemampuan tersebut melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Direktur Robonico Indonesia, Deni Amrillah, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang untuk membiasakan anak-anak menghadapi tantangan kompetitif yang sehat.
"Kegiatan hari ini sebetulnya event tahunan resmi kami. Dimana event itu bernama Robonico kompetisi. Yaitu persertanya terdiri dari beberapa siswa dari Jabodetabek. Tujuannya untuk menjadikan anak anak lebih terbiasa, untuk berkompetisi di bidang robotik dan animasi," kata Deni kepada wartawan, Minggu 7 Desember 2025.
Kompetisi ini dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari merakit robot yang mampu berjalan melewati lintasan tertentu hingga membuat animasi digital melalui bahasa pemrograman (coding) sederhana yang ramah anak.
Baca Juga: 4 Fakta Warga Miskin Gigit Jari Tak Dapat Bantuan Gara-gara KTP Dipakai Orang Kaya Hindari Pajak
“Kami ingin menunjukkan bahwa dengan semangat belajar dan inovasi, anak muda bisa menciptakan hal-hal luar biasa yang tidak hanya menantang, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kika.
Kolaborasi antara Robonico dan Tecnoterra dinilai sebagai langkah strategis untuk memfasilitasi minat dan bakat yang mungkin tidak sepenuhnya terakomodasi di kurikulum sekolah formal.
Kika berharap, dari ajang seperti ini akan lahir sosok-sosok inovator yang peka terhadap isu lingkungan dan sosial.
"Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta melahirkan inovator-inovator muda yang siap memanfaatkan teknologi untuk memberikan solusi positif bagi masyarakat dan lingkungan," pungkas Kika.
Berita Terkait
-
4 Fakta Warga Miskin Gigit Jari Tak Dapat Bantuan Gara-gara KTP Dipakai Orang Kaya Hindari Pajak
-
Mahkota Kujang Tugu Pancakarsa Ternyata Pakai Bahan Kuningan, Ini Spesifikasinya
-
Jadi Welcoming Icon Baru Bogor, Tugu Pancakarsa Siap Hiasi Feed Instagram: Cek Spot Foto Terbaik!
-
Wajah Baru Simpang Sentul! Tugu Pancakarsa Kini Bermahkota Kujang Raksasa Setinggi 14 Meter
-
Punya Mobil Tapi Masuk Data Miskin? Wali Kota Bogor Bongkar 'Permainan' STNK Majikan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia