-
Polres Bogor telah mengidentifikasi terduga pelaku pembunuhan seorang wanita di Gunungputri, Bogor, dan kini sedang dalam pengejaran intensif untuk segera ditangkap.
-
Korban diidentifikasi sebagai A, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Petunjuk awal dari saksi memperkuat dugaan tindak pidana pembunuhan.
-
Penyelidikan berlanjut dengan fokus pada pengejaran pelaku dan menunggu hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati untuk memastikan penyebab resmi kematian korban.
SuaraBogor.id - Tabir gelap yang menyelimuti kasus penemuan jenazah perempuan di kawasan Tlajung Udik, Gunungputri, Kabupaten Bogor, perlahan mulai tersingkap.
Kasus yang sempat membuat geger warga pada akhir pekan lalu ini kini memasuki babak baru yang menegangkan.
Polres Bogor mengonfirmasi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini tim buser tengah melakukan pengejaran intensif.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Tim Pamapta dan Inafis bergerak cepat mengumpulkan serpihan bukti di lapangan.
“Kemarin sudah penyelidikan, sudah ada terduga pelakunya, sudah kita kejar,” ujarnya di Cibinong, Rabu (10/12/2025).
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa polisi telah memetakan keberadaan sosok yang diduga bertanggung jawab atas hilangnya nyawa korban secara tidak wajar tersebut.
Berdasarkan identifikasi awal tim Inafis, korban diketahui berinisial A, seorang warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Meskipun hasil autopsi resmi dari RS Polri Kramat Jati belum keluar, pencocokan data fisik di lapangan sudah memberikan petunjuk valid.
“Hasil autopsinya masih menunggu, tapi dari identifikasinya sudah ketemu yang bersangkutan,” kata Wikha. [Antara].
Baca Juga: Pemkab dan Warga Bogor Galang Dana Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Berita Terkait
-
Pemkab dan Warga Bogor Galang Dana Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
-
3 Spot Short Escape di Tenjo Bogor yang Murah Meriah dan Estetik, Cukup Naik KRL!
-
Proyek Pasar Tani Garuda Cibinong Baru Capai Segini, DPKPP Ungkap 'Musuh Utama'
-
Kios Bara Terancam Tutup 2026! IPB: Kami Ikuti Arahan Pemkab, Tapi Mahasiswa...
-
200 Pelajar Adu Skill Merakit Robot dan Coding di Mall Ekalokasari
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 121 Kurikulum Merdeka
-
3 Spot Wisata Hits di Bogor Timur Buat Healing Tipis-Tipis Akhir Pekan
-
Siapa Bos di Balik 11 Nyawa Gurandil? Kapolda Jabar Beri Sinyal Seret Pemodal ke Meja Hijau
-
Tirta Kahuripan Bogor Kirim Alat Penjernih Air Canggih untuk Korban Bencana di Sumatera
-
UAS Hadir di Bogor Besok, Pemkab Traktir 11.000 Porsi Makan Gratis untuk Jamaah