-
Lonjakan Harga Menjelang Nataru Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga kebutuhan pokok di Pasar Cibinong mengalami kenaikan signifikan, mulai dari daging ayam, telur, hingga komoditas cabai yang melonjak lebih dari seratus persen.
-
Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Kenaikan harga pangan yang tidak stabil ini membuat daya beli masyarakat menurun drastis, sehingga warga Cibinong merasa terbebani dan para pedagang pasar mengalami penurunan omzet penjualan yang cukup besar.
-
Penyebab dan Kondisi Pasar Faktor cuaca dan distribusi logistik menjelang libur panjang diduga menjadi pemicu utama meroketnya harga pangan, dengan kenaikan paling brutal terjadi pada cabai rawit yang kini mencapai delapan puluh ribu.
SuaraBogor.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, kado kurang menyenangkan justru diterima oleh warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Alih-alih diskon akhir tahun, masyarakat dihadapkan pada lonjakan harga kebutuhan pokok yang bikin dompet boncos.
Berdasarkan pantauan langsung di pasar tradisional Cibinong pada Senin (22/12/2025), grafik harga komoditas utama seperti ayam, daging, telur, hingga bumbu dapur menunjukkan tren kenaikan yang signifikan.
Kenaikan harga ini tidak hanya dikeluhkan pembeli, tetapi juga membuat para pedagang gigit jari karena penurunan daya beli.
Salah satu komoditas yang kenaikannya paling terasa adalah daging ayam. Acay (40), seorang pedagang ayam potong senior yang juga warga Cibinong, mengungkapkan betapa tidak stabilnya harga dalam dua pekan terakhir.
"Sekilo Rp43 ribu rupiah, udah dua minggu. Sempat jual Rp45 turun Rp38 dan sekarang melonjak Rp43 ribu perhari kenaikannya," ujar Acay saat ditemui di lapaknya.
Kenaikan harga ini berimbas langsung pada omzet harian Acay. Jika biasanya ia mampu menjual dalam jumlah besar, kini ia merasakan adanya penurunan permintaan dari konsumen rumah tangga maupun warung makan.
"Biasa menjual 2 kintal satu hari. Pasokan aman, penjualan agak melorot," tambahnya.
Bukan hanya ayam, bumbu dapur yang menjadi nyawa masakan Indonesia, yakni cabai, juga mengalami kenaikan harga yang brutal.
Baca Juga: Harga Beras Terbaru Juli 2025! Kabar Baik yang Jadi Dilema di Dapur Warga Bogor
Cecep, seorang pedagang sayur, merinci lonjakan harga yang mencapai lebih dari 100 persen untuk jenis tertentu.
"Sekilo cabe merah keriting Rp20 ribu itu sebelum ada kenaikan, sekarang naik jadi Rp50 ribu per kilo," ungkap Cecep.
Kondisi lebih parah terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang menjadi favorit pecinta pedas. Harganya kini setara dengan daging sapi kualitas rendah di waktu normal.
"Cabe rawit Rp70-80 ribu biasanya Rp50 atau Rp55 per kilo," jelasnya.
Cecep juga menambahkan bahwa tren kenaikan ini sudah hampir satu bulan naik, yang diduga akibat faktor cuaca dan distribusi jelang libur panjang.
Sektor protein hewani lainnya tak mau ketinggalan. Yanto (40), penjual daging sapi, menyebutkan bahwa kenaikan harga daging sudah terjadi sejak awal bulan Desember.
Berita Terkait
-
Harga Beras Terbaru Juli 2025! Kabar Baik yang Jadi Dilema di Dapur Warga Bogor
-
Panduan Sarapan Legendaris, Rekomendasi 5 Bubur Ayam Paling Nikmat dan Wajib Coba di Bogor
-
Resep Berbagai Hidangan Daging Kambing Idul Adha, Mudah Dan Pasti Disukai
-
Saung Inflasi, Solusi Cerdas Pemkab Bogor Jaga Stabilitas Harga di Tengah Krisis
-
Ayam Pelung Putih Hebohkan Gedung DPRD Bogor
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro
-
Delapan Bulan Tanpa Kejelasan, Fomasi Cium Aroma Ketidakwajaran di Kasus PT Golden Agin Nusa