-
Pembangunan Jalan Puncak II berlanjut pada 2026 sebagai solusi strategis untuk mengurangi kemacetan kawasan wisata Puncak hingga lima puluh persen dan meningkatkan konektivitas regional antara Bogor, Cianjur, serta wilayah sekitarnya.
-
Proyek jalan poros sepanjang 56 kilometer ini bertujuan membuka keterisolasian wilayah Bogor Timur guna meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kecamatan yang lintasan jalannya tertinggal.
-
Dengan estimasi biaya 4,7 triliun rupiah, keberhasilan megaproyek ini sangat bergantung pada sinergi pendanaan antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Pusat, serta dukungan investasi dari pihak swasta.
Tahap I (Sentul - Simpang Cibadak): Dikembangkan melalui partisipasi swasta dengan dukungan lahan dari Pemkab.
Tahap II (Sukahraja - Sukamakmur): Kolaborasi pengadaan tanah daerah dan konstruksi fisik oleh Pemprov Jabar.
Kabar baiknya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah memberikan lampu hijau berupa izin penggunaan kawasan hutan seluas 51,27 hektare. Beberapa pekerjaan awal seperti pembangunan Tugu Pancakarsa sebagai titik nol dan perkerasan jalan di segmen tertentu juga sudah rampung.
“Dengan dilanjutkannya pembangunan pada 2026, Jalan Puncak II diharapkan menjadi solusi jangka panjang kemacetan Puncak sekaligus mendorong pertumbuhan wilayah Bogor Timur,” pungkas Ajat optimis.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Polisi, Sosok-sosok Ini Turut Amankan Malam Natal di Kabupaten Bogor
-
Kukuhkan Guru Besar ke-18, Prof Syaiful Soroti Solusi Macet dan Transportasi Cerdas
-
Ada Keripik Pisang di Tumpukan Ganja yang Dibakar Kejari Bogor, Ternyata Ini Isinya!
-
Penampakan Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Bogor: Sabu Diblender, Sajam Dipotong Mesin
-
Jangan Salah Pilih Lokasi! Cek Jadwal Kemeriahan Malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Bogor
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor