-
Sinergi Pembangunan Rusun Bupati Bogor Rudy Susmanto mendukung penuh pembangunan Rusun Paspampres di Babakan Madang melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat demi menyediakan hunian layak bagi prajurit pengamanan presiden.
-
Hibah Lahan dan Administrasi Pemkab Bogor menghibahkan lahan satu hektar di Desa Bojong Koneng serta mempercepat proses administrasi dan serah terima aset agar pembangunan fisik dapat segera terealisasi tanpa hambatan.
-
Prioritas Nasional Tahun 2026 Pembangunan Rusun Paspampres menjadi program prioritas pusat tahun 2026 yang mengedepankan kesesuaian tata ruang serta koordinasi teknis intensif antara Dirjen Perumahan Perkotaan dengan pemerintah daerah.
SuaraBogor.id - Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Dalam sebuah langkah strategis untuk mendukung pertahanan negara, Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi menyerahkan lahan milik daerah untuk pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Audiensi dan peninjauan lokasi yang dilakukan pada Rabu (07/01/2026) di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, menandai dimulainya proyek vital ini.
Lokasi yang dipilih pun sangat strategis, yakni bersebelahan langsung dengan kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Dalam pertemuan tersebut, Rudy menegaskan komitmennya. Baginya, dukungan terhadap institusi negara seperti Paspampres adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar.
Bahkan, ia rela membatalkan rencana pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) yang sebelumnya sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) di lokasi tersebut, demi kepentingan hunian prajurit.
“Saat negara membutuhkan, baik pemerintah daerah maupun pusat harus bersinergi tanpa memperhitungkan untung atau rugi. Apabila Paspampres membutuhkan rumah dinas, kami siap memfasilitasi dan memproses tahapan administrasinya dengan cepat,” ujar Bupati Rudy Susmanto, Rabu 7 Desember 2025.
Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut merupakan aset Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos Fasum) atau Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang kini dialihkan fungsinya. Rudy menjamin proses serah terima dan perizinan akan dikebut.
"Proses serah terima lahan seluas sekitar 1 hektar ini akan rampung paling lambat minggu depan, termasuk pemenuhan perizinan dan administrasi pendukung pembangunan Rusun," tambahnya.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, mengungkapkan bahwa penyediaan hunian bagi Paspampres dan Kopassus adalah program prioritas Kementerian pada tahun 2026.
Baca Juga: Cek Jadwal KRL Bogor-Jakarta 8 Januari 2026: Jam Keberangkatan Awal hingga Kereta Terakhir
Kesejahteraan prajurit, terutama yang bertugas mengawal simbol negara, menjadi perhatian khusus. Hunian yang dekat dengan basis pelatihan atau institusi strategis seperti STIN dinilai akan meningkatkan efisiensi dan kesiapsiagaan personel.
“Program ini merupakan bentuk perhatian khusus Pak Menteri untuk memastikan hunian yang layak bagi pasukan pengamanan Presiden. Saat ini, survei lokasi dan koordinasi teknis sedang dilakukan, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Bogor,” jelas Sri Haryati.
Tag
Berita Terkait
-
Cek Jadwal KRL Bogor-Jakarta 8 Januari 2026: Jam Keberangkatan Awal hingga Kereta Terakhir
-
Megamendung Punya 5 Spot Wisata 'Hidden Gem' Paling Hits di Puncak, Wajib Mampir
-
Tembok Villa di Ciawi Ambruk Dihantam Hujan, Rumah Rusak hingga Motor Warga Tertimbun
-
Cuma Butuh 37 Menit! Damkar Bogor Sat-Set Jinakkan Api di Gudang Kasur Metland Cileungsi
-
Ada Apa di Vivo Mall? Dinas Pertanahan Bogor Pindahkan Fokus Pelayanan ke Pusat Keramaian
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir