-
Klarifikasi Berita Hoaks PT Antam membantah narasi viral mengenai 700 orang terjebak gas beracun. Informasi tersebut adalah hoaks, karena angka 700 sebenarnya merujuk pada nama lokasi, yaitu Portal 700 Urug.
-
Penyebab Insiden Teknis Kenaikan gas karbon dioksida dipicu oleh terbakarnya kayu penyangga di level 600, bukan karena ledakan. Perusahaan langsung melakukan sterilisasi area dan penanganan teknis secara terukur sesuai protokol keselamatan.
-
Keselamatan Karyawan Terjamin Manajemen memastikan seluruh karyawan dalam kondisi aman dan tidak ada korban jiwa. Operasional tambang tetap terkendali dan tidak ada satu pun pekerja yang terjebak di area terdampak.
SuaraBogor.id - Jagat media sosial dan grup WhatsApp warga Bogor sempat dibuat senam jantung pada Rabu 14 Januari 2025. Narasi menyeramkan beredar liar, menyebutkan tragedi kemanusiaan massal di mana 700 orang dikabarkan terjebak gas beracun di area pertambangan PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tidak benar.
Isu ini sebelumnya bahkan dibumbui dengan klaim ratusan korban jiwa yang membuat kepanikan meluas. Namun, dari pihak PT Antam sendiri membantah dengan tegas adanya korban jiwa tersebut.
Pihak manajemen PT Antam akhirnya buka suara untuk meredam kegaduhan yang tidak berdasar ini.
General Manager Gold Mining Business Unit PT Antam, Nilus Rahmat, secara tegas membantah seluruh narasi horor tersebut.
Nilus memastikan bahwa kabar mengenai ratusan orang terjebak adalah keliru besar. Ia menjelaskan konteks video yang mungkin disalahartikan oleh publik.
"Informasi tersebut tidak benar, video yang beredar itu merupakan penanganan kondisi teknis di level 600 pada hari Selasa 13 Januari 2025, sekitar pukul 00.30 WIB," tegas Nilus, di Nanggung Bogor, Jawa Barat kepada wartawan.
Nilus menjelaskan bahwa memang sempat terjadi insiden teknis, namun bukan ledakan dahsyat seperti dalam video yang beredar. Pemicunya adalah terbakarnya material kayu penyangga di salah satu level tambang.
"Pada saat itu adanya terbakarnya sebuah kayu stapling penyangga, kondisi tersebut mengindikasikan konsentrasi gas karbon dioksida diatas ambang manusia," jelasnya.
Kondisi ini memicu kenaikan kadar gas yang memang berbahaya jika tidak ditangani.
Baca Juga: Polisi Sebut Ratusan Korban Yang Diduga Terjebak Gas Beracun Bukan Karyawan PT Antam, Terus Siapa?
Nilus merinci data teknisnya, yakni nilai ukur 1200 PPM (Parts Per Million) pada kondisi tersebut sangat berbahaya apabila terpapar dalam kondisi tersebut.
"Kita langsiung melakukan penanganan hingga saat ini sedang berlangsung," imbuhnya.
Manajemen Antam menegaskan bahwa protokol keselamatan langsung dijalankan begitu indikator gas naik. Tidak ada karyawan yang dibiarkan terjebak.
"Kondisi ini tentunya langsung direspon produksi di area terdampak. Pengaturan sterilisasi di area kejadian untuk keselamatan pekerja," ungkap Nilus.
Ia juga menenangkan keluarga karyawan yang mungkin cemas akibat berita bohong yang beredar.
"Penanganan secara terukur dan dinyatakan bertahap pada keselamatan karyawan yang sedang bekerja. seluruh karyawan dinyatakan aman aktivitas operasional dalam kondisi terkendali," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Ratusan Korban Yang Diduga Terjebak Gas Beracun Bukan Karyawan PT Antam, Terus Siapa?
-
Mencekam! Polisi Gagal Tembus Lokasi Gas Bocor PT Antam? Nasib Ratusan Orang Masih Misteri
-
Ratusan Orang Terjebak Gas Beracun di Tambang Emas Antam? Polisi Ungkap Fakta Mengerikan
-
Jangan Sampai Menginap di Stasiun! Cek Jadwal KRL Terakhir Jakarta-Bogor Malam Ini 13 Januari
-
6 Fakta Mencekam Demo Tambang Cigudeg: Dari Blunder Ucapan Camat hingga Janji Manis Bupati Rudy
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mencari Kebenaran di Balik Asap Nanggung Bogor, Akankah Ada Temuan di Lubang-lubang Tikus?
-
Polres Bogor Telusuri Asap Misterius di PT Antam
-
Klarifikasi PT Antam: Tidak Ada Ledakan dan Korban Jiwa, Operasional Berjalan Normal
-
Viral 700 Orang Terjebak Gas Beracun di Antam Pongkor? Ini Kata Bupati Rudy Susmanto
-
Bukan 700 Nyawa Melayang, Ternyata Ini Arti 'Angka Keramat' yang Bikin Heboh Tambang Antam Bogor