Andi Ahmad S
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:45 WIB
General Manager Gold Mining Business Unit PT Antam, Nilus Rahmat [Tengah] di Nanggung, Kabupaten Bogor Jawa Barat [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Klarifikasi Berita Hoaks PT Antam membantah narasi viral mengenai 700 orang terjebak gas beracun. Informasi tersebut adalah hoaks, karena angka 700 sebenarnya merujuk pada nama lokasi, yaitu Portal 700 Urug.

  • Penyebab Insiden Teknis Kenaikan gas karbon dioksida dipicu oleh terbakarnya kayu penyangga di level 600, bukan karena ledakan. Perusahaan langsung melakukan sterilisasi area dan penanganan teknis secara terukur sesuai protokol keselamatan.

  • Keselamatan Karyawan Terjamin Manajemen memastikan seluruh karyawan dalam kondisi aman dan tidak ada korban jiwa. Operasional tambang tetap terkendali dan tidak ada satu pun pekerja yang terjebak di area terdampak.

Perusahaan juga kata dia menjamin tidak ada insiden ledakan yang menghancurkan struktur tambang.

"Perusahaan antam memastikan tidak ada kejadian ledakan atau gas berbahaya, diamana informasi dalam konteks beredar tidak ada karyawan antam yang terjebak di area antam," tambahnya.

Nilus memberikan pencerahan yang mematahkan segala spekulasi.

"Dan meluruskan tidak ada korban sebanyak 700 jiwa, bahwa hal itu keliru diangka tersebut merujuk kepada nama salah satu portal yang merujuk kepada kami tidak pergunakan kembali pada area itu, namanya portal 700 urug," jelasnya lagi.

Load More