Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana [Kiri] saat Memberikan Penjelasan Soal MBG di SPPG Bogor Cibuluh 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/2/2026) [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
- Pemerintah fokus membangun SDM melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang melaksanakan intervensi gizi sejak era Presiden Jokowi.
- Intervensi gizi difokuskan pada dua periode kritis: seribu hari pertama kehidupan serta usia sekolah 8 hingga 18 tahun.
- BGN menargetkan 82,9 juta penerima manfaat, dan program ini bersifat hak warga negara, bukan kewajiban yang dipaksakan.
Contohnya di Kota Bogor, Bina Insani yang memiliki kantin yang dirubah menjadi SPPG, namun seluruh anak Bina Insani tidak menerima MBG karena mereka menginginkan seperti itu dan dihormati.
"Kalau di sekolah umum, jika ada orang tua yang menolak, kami hargai dan tidak ada paksaan untuk menerima program ini, dan mungkin itu bagi kalangan yang sudah mampu," tukasnya.
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Kecelakaan Maut di Cileungsi, Pengendara Suzuki Thunder Tewas Usai Diseruduk Dump Truk Hino
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia