- Polres Bogor proaktif menerjunkan personel ke SPBU untuk mencegah *panic buying* BBM jelang Lebaran 2026.
- Pemerintah memastikan ketersediaan BBM dan stabilitas harga kebutuhan pokok telah terjamin menjelang Idul Fitri.
- Polres Bogor melaksanakan Gerakan Pangan Murah serentak untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat.
SuaraBogor.id - Kekhawatiran masyarakat akan dampak geopolitik global terhadap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang momentum arus mudik dan Lebaran 2026 di Kabupaten Bogor dijawab tuntas oleh pihak kepolisian.
Polres Bogor memastikan telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk menenangkan masyarakat dan menjamin kelancaran perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel, baik di tingkat Polres maupun Polsek, ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan langsung ke masyarakat.
Tujuan utama langkah ini adalah untuk mencegah panic buying yang kerap terjadi saat isu ketersediaan pasokan mencuat.
"Pemerintah juga sudah memastikan kondisi BBM dan sebagainya lengkap," kata Kapolres Wikha, di Stadion Pakansari Bogor, Kamis (12/3/2026).
Pernyataan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran publik yang mungkin timbul akibat fluktuasi harga minyak global atau isu geopolitik di Timur Tengah.
Dengan pengawasan langsung di lapangan, diharapkan tidak ada penimbunan atau spekulasi yang dapat mengganggu distribusi BBM.
Selain mengamankan pasokan energi, Polres Bogor juga bergerak cepat untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok (bapok) yang sering terjadi menjelang hari raya.
"Untuk itu, Polres Bogor telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di beberapa kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat," imbuhnya.
Baca Juga: Mau Mudik Lebaran ke Bogor? Cek 16 Titik Posko Siaga dan Aturan One Way Terbaru
Menurutnya, Program GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.
"Mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen dan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa terbebani harga yang melambung tinggi," jelasnya.
Dia menambahkan, gerakan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang paling rentan terhadap gejolak harga.
Kapolres Wikha Ardilestanto menegaskan kembali bahwa dengan persiapan matang dan sinergi berbagai pihak, Polres Bogor berkomitmen penuh untuk menjadikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Bogor berjalan aman, nyaman, dan terkendali bagi seluruh masyarakat.
"Diharapkan, dengan adanya jaminan ketersediaan energi dan upaya stabilisasi harga pangan, masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh suka cita dan tanpa beban kekhawatiran," jelasnya.
Berita Terkait
-
Mau Mudik Lebaran ke Bogor? Cek 16 Titik Posko Siaga dan Aturan One Way Terbaru
-
Warga Bogor Merapat! Ini 6 Hal yang Perlu Diketahui Soal Shalat Id Perdana di Stadion Pakansari
-
Listrik Aliran Atas Gangguan, Perjalanan KRL BogorCitayam Tersendat Parah
-
Jalur Kepulangan Presiden Prabowo di Hambalang Bogor Terendam Banjir
-
Jadwal Verifikasi dan Syarat Mudik Gratis Polres Bogor 2026
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir