- Pemkab Bogor menyiapkan 15 bus untuk menjemput sekitar 900 peserta arus balik Lebaran 2026 dari Jawa Tengah.
- Bus berasal dari Terminal Tirtonadi Solo (10 bus/550 peserta) dan Terminal Mangkang Semarang (5 bus/275 peserta).
- Fasilitas kenyamanan diberikan, termasuk ruang tunggu VIP di Terminal Tirtonadi bagi peserta arus balik dari Solo.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pada momentum Lebaran 2026.
Setelah sukses memberangkatkan ribuan warganya pada 18 Maret 2026, kini Pemkab Bogor menyiapkan 15 armada bus untuk menjemput sekitar 900 peserta mudik gratis pada arus balik Lebaran 2026 menuju Bumi Tegar Beriman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga memastikan kepulangan warga berlangsung aman dan nyaman.
"Kami telah menyiapkan 15 armada untuk menjemput kembali masyarakat dari wilayah Jawa Tengah menuju Kabupaten Bogor," kata Rudy kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Program arus balik mudik gratis ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya pada momentum Lebaran.
“Ini bukan hanya soal mengantar dan menjemput, tapi bagaimana kita hadir untuk masyarakat, memastikan perjalanan mereka aman, nyaman, dan penuh makna,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto, menjelaskan bahwa sebanyak 15 armada bus itu membawa para pemudik kembali ke Bogor dari dua lokasi berbeda di Jawa Tengah pada Kamis sore.
"10 bus diberangkatkan dari Terminal Tirtonadi, Solo, dengan jumlah peserta mencapai 550 orang. 5 bus lainnya diberangkatkan dari Terminal Mangkang, Semarang, dengan total 275 peserta yang turut difasilitasi dalam program arus balik tersebut," jelasnya.
Dengan demikian, total pemudik yang dijemput kembali mencapai 825 orang, angka yang signifikan dan menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat.
Baca Juga: Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
"Total pemudik yang akan kita jemput dan pulangkan ke Kabupaten Bogor mencapai hampir 900 orang. Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Bayu.
Untuk memastikan kenyamanan peserta, seluruh proses penjemputan dirancang dengan matang. Bayu menambahkan, peserta arus balik dari Solo bahkan mendapatkan fasilitas ruang tunggu di lounge VIP Terminal Tirtonadi.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian mudik gratis Pemkab Bogor 2026 yang tidak hanya berfokus pada pemberangkatan, tetapi juga menjamin kelancaran arus balik.
Berita Terkait
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
7 Alasan Kenapa Terbang dari Semarang ke Jakarta Bisa Jadi Opsi Menarik
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Balik Mudik Tenang! Pemkab Bogor Fasilitasi 900 Warga Pulang dari Solo-Semarang
-
Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor
-
Arus Puncak Mulai Landai, Kasat Lantas Polres Bogor: Tetap Patuhi Rekayasa Lalin
-
Komitmen BRI untuk Hunian Terjangkau, KPR Subsidi Tembus Rp16,79 Triliun
-
WFH ASN Bogor Segera Berlaku, Pemkab Pastikan Sektor Pelayanan Publik Tetap Jalan