- Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah keterkaitannya dengan isu pencatutan namanya dalam dugaan peredaran narkoba di wilayah Bogor.
- Rudy mengajak masyarakat melaporkan bukti peredaran narkoba kepada aparat agar pemerintah dan penegak hukum dapat bertindak cepat.
- Pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Bogor memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah, aparat kepolisian, serta partisipasi seluruh masyarakat.
SuaraBogor.id - Nama Bupati Bogor, Rudy Susmanto dicatut dalam isu peredaran narkoba di wilayah Bogor Raya baru-baru ini dan viral di media sosial.
Menanggapi isu narkoba dan pencatutan namanya, Rudy Susmanto mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayahnya.
Rudy Susmanto mengatakan, masyarakat diminta tidak hanya membahas isu di media sosial, tetapi juga menyampaikan informasi yang lengkap kepada aparat penegak hukum.
“Kami berharap masyarakat segera menyampaikan informasi yang jelas, mulai dari lokasi, nama toko, hingga pihak yang terlibat agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis (2/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama kepolisian, Badan Narkotika Nasional, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan siap bergerak cepat apabila menerima laporan yang valid dari masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi semua pihak agar jaringan peredaran dapat diungkap secara menyeluruh.
Rudy juga menyampaikan bahwa ramainya pembahasan dalam beberapa hari terakhir dapat menjadi momentum untuk memperluas informasi terkait dugaan peredaran obat-obatan terlarang di Kabupaten Bogor.
Isu tersebut mencuat seiring beredarnya informasi di media sosial mengenai pencatutan nama Rudy Susmanto sebagai pembina salah satu media.
Media tersebut juga dikaitkan dengan dugaan keterlibatan salah satu oknum wartawan dalam peredaran atau pembekingan obat-obatan terlarang.
Baca Juga: Viral, Siswa SMAN 1 Parung Layangkan Surat Terbuka ke Kepsek, Ini Isinya!
Terkait hal itu, Rudy menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan media maupun pihak yang disebut dalam isu tersebut.
“Saya pastikan tidak ada permintaan secara resmi maupun tidak resmi untuk saya menjadi pembina media tersebut,” katanya.
Berita Terkait
-
Viral, Siswa SMAN 1 Parung Layangkan Surat Terbuka ke Kepsek, Ini Isinya!
-
Viral! Nama Bupati Bogor Dicatut Jadi Pembina Media Milik Oknum Terduga Mafia Obat & Gas Elpiji
-
6 Fakta Kunci Kotoran Manusia di Rak Buku yang Bikin Karyawan Panik dan Ungkap Terduga Pelaku
-
ASN Bogor Dilarang Bawa Mobil Hari Rabu, Wajib Transportasi Umum atau Jalan Kaki
-
Geger di Toko Besar Cibinong, Bau Tak Sedap Berujung Temuan Kotoran Manusia di Lorong Buku
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa