- Inspektorat Kabupaten Bogor menemukan bukti transaksi jual beli jabatan di antara empat oknum ASN melalui audit investigasi mendalam.
- Proses audit yang dilakukan sejak 11 Maret 2026 melibatkan pemeriksaan terhadap 24 pegawai untuk memastikan validitas data temuan.
- Pemerintah Kabupaten Bogor melimpahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum guna menindaklanjuti indikasi tindak pidana yang ditemukan.
SuaraBogor.id - Sebuah kabar penting datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, dalam upayanya memberantas praktik korupsi di lingkungan birokrasi.
Inspektorat Kabupaten Bogor kini mengantongi bukti transaksi yang kuat terkait dugaan praktik jual beli jabatan pada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), setelah melakukan audit investigasi mendalam.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor Arif Rahman di Cibinong, Selasa, mengatakan bukti tersebut diperoleh dari hasil penelusuran data dan dokumen, termasuk bukti transfer dan rekening koran pihak yang diperiksa.
“Berdasarkan hasil audit terhadap data dan dokumen serta permintaan keterangan, ditemukan adanya transaksi di antara sejumlah PNS yang didukung bukti transfer dan rekening koran,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, audit investigasi dilakukan sejak 11 Maret 2026 melalui serangkaian tahapan, mulai dari pengumpulan bahan, penelusuran data, hingga konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak terkait.
Dalam proses tersebut, Inspektorat telah meminta keterangan kepada 24 pegawai dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dari berbagai jenjang, mulai eselon II hingga staf pelaksana, guna menguji validitas informasi yang diperoleh.
Namun demikian, hasil audit tidak menemukan adanya aliran dana kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Tim Penilai Kinerja (TPK), maupun pihak lain yang berwenang dalam proses promosi jabatan.
“Tidak ditemukan bukti-bukti aliran uang kepada BKPSDM, TPK, maupun pihak terkait lainnya. Transaksi hanya terjadi di antara empat PNS yang bersangkutan,” kata Arif.
Ia menegaskan, permintaan klarifikasi terhadap sejumlah pihak tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam perkara, melainkan bagian dari upaya memperkuat data agar pokok persoalan menjadi terang.
Baca Juga: Teka-teki Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Terbongkar, 4 Oknum PNS Diserahkan ke APH
Menurutnya, proses audit investigasi membutuhkan ketelitian dan waktu agar seluruh informasi yang dihimpun lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Atas temuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melimpahkan kasus kepada aparat penegak hukum karena terdapat indikasi tindak pidana.
Langkah tersebut, kata Arif, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Pelimpahan ini semata-mata untuk membangun kepercayaan publik bahwa pemerintah daerah serius menghadirkan pemerintahan yang baik dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan melalui mekanisme pengaduan yang telah disediakan, baik secara daring maupun luring.
Dugaan praktik jual beli jabatan ini disebut bermula dari oknum ASN yang menawarkan posisi jabatan struktural kepada sejumlah pegawai sejak 2022 dengan imbalan sejumlah uang yang diberikan secara bertahap.
Berita Terkait
-
Teka-teki Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor Terbongkar, 4 Oknum PNS Diserahkan ke APH
-
Parkir Sembarangan di Pakansari? Siap-siap Ban Dikempesin atau Diangkut Dishub
-
Waspada Skincare Paket Rp35 Ribu, Bareskrim Bongkar Pabrik Kosmetik Bermerkuri di Bogor
-
5 Rekomendasi Sepeda 2 Jutaan untuk PNS Urban yang Ingin Hemat Energi dan Anggaran
-
Cuma 1 Jam dari Jakarta, Destinasi Liburan Wellness di Bogor Ini Wajib Dicoba
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan