- DPMD Kabupaten Cianjur akan menyelenggarakan Pilkades serentak di 46 desa menggunakan sistem pemungutan suara digital pada tahun 2026.
- Proses pemilihan digital memanfaatkan perangkat elektronik dengan rekapitulasi data terintegrasi dari tingkat TPS hingga pemerintah kabupaten secara efisien.
- Pemerintah daerah tengah menyusun regulasi teknis serta menyiapkan anggaran dan sarana prasarana pendukung untuk pelaksanaan pemilihan bulan September 2026.
SuaraBogor.id - Sebuah inovasi signifikan siap hadir di tingkat akar rumput demokrasi Indonesia. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan bahwa sebanyak 46 desa yang tersebar di 22 kecamatan di Cianjur akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 dengan sistem digital.
Langkah ini menandai era baru dalam penyelenggaraan pemilu di desa, menjanjikan proses yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cianjur Dendi Rinaldi, mengatakan pencoblosan dengan sistem digital akan dilakukan dimana surat suara yang biasanya menggunakan kertas diganti dengan pencoblosan sistem digital.
Pemilihan dapat dilakukan di layar monitor pintar atau tablet dengan sistem rekapitulasi terbatas dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilanjutkan ke tingkat desa, dan didistribusikan ke tingkat kabupaten.
"Kami sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk menggelar rapat koordinasi awal bersama dengan para kepala desa aktif dan BPD dari 46 desa, serta camat, dimana sistem pemilihan digital tidak akan terkendala dengan jaringan internet," katanya.
Tahap awal pihaknya sedang memproses penyusunan peraturan bupati dan keputusan bupati terkait dengan dukungan regulasi, dan teknis pelaksanaan Pilkades Serentak tahun 2026 yang akan digelar secara digital.
Pihaknya memastikan pemilihan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jabar terkait fasilitasi pelaksanaan, sehingga pihaknya berkolaborasi dari sisi penganggaran dan pelaksanaan teknis-nya dengan dukungan penuh Pemprov Jabar dan Pemda Cianjur.
Bahkan pihaknya menargetkan pembentukan panitia Pilkades Serentak di tingkat kabupaten beserta regulasi-nya selesai pada Mei 2026, diikuti dengan pembentukan panitia tingkat desa, dan pendistribusian anggaran serta sarana prasarana digital.
"Untuk pembukaan pendaftaran calon kepala desa direncanakan akhir Juli atau awal Agustus, dilanjutkan dengan sosialisasi dan kampanye para calon dilaksanakan selama 1,5 bulan, dan September pemilihan," katanya.
Baca Juga: KA Siliwangi Cipatat-Sukabumi Berhenti Operasi, Ini Penyebabnya
Sedangkan pada Juli mulai dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) Daftar Pemilih Tetap (DPT) termasuk melakukan bimbingan teknis (bimtek) bagi panitia Pilkades di 46 desa yang menggelar pemilihan.
Dia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan skema anggaran dan pelaksanaan, dimana panitia tingkat kabupaten akan menyediakan sekretariat dan media center di Kantor DPMD Cianjur untuk memfasilitasi pelaksanaan Pilkades tahun 2026. [Antara].
Tag
Berita Terkait
-
KA Siliwangi Cipatat-Sukabumi Berhenti Operasi, Ini Penyebabnya
-
Jalan Penghubung Cianjur-Bogor Putus Tertutup Longsor, 14 Jiwa di Batulawang Mengungsi
-
Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah
-
Cianjur Diamuk Cuaca Ekstrem: 120 Rumah Rusak, Belasan Keluarga Mengungsi
-
Dari Puncak hingga Naringgul, Ini Daftar Titik Rawan Bencana di Jalur Utama Cianjur
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor