- Bupati Rudy Susmanto menargetkan rekonstruksi 14 jembatan terputus akibat banjir di Kabupaten Bogor selesai sebelum Iduladha 2026.
- Pemerintah Kabupaten Bogor mengabaikan batasan kewenangan dan berkolaborasi lintas sektor untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jembatan tersebut.
- Langkah konkret pembangunan dimulai pada 21 April 2026 guna memulihkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi daerah.
SuaraBogor.id - Tantangan bencana, khususnya banjir yang melanda puluhan wilayah di Kabupaten Bogor, tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk terus bergerak cepat dan berlari dalam menguatkan sinergi lintas sektor demi menyelesaikan berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah.
Langkah ini menunjukkan keseriusan kepemimpinan daerah dalam melindungi masyarakat dan merumuskan masa depan pembangunan yang lebih tangguh.
Pernyataan Bupati Rudy Susmanto ini disampaikan usai memimpin rapat maraton bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat tersebut secara spesifik membahas penanganan banjir yang tersebar di 34 kecamatan di Kabupaten Bogor. Angka 34 kecamatan ini mengindikasikan bahwa masalah banjir di Kabupaten Bogor memiliki skala yang sangat luas dan kompleks, membutuhkan pendekatan yang terpadu dan berkelanjutan.
“Berbagai persoalan kita tuntaskan secara bertahap melalui kolaborasi. Malam ini kami telah menyelesaikan rangkaian rapat penting, dan hari ini, 21 April 2026, kita mulai langkah konkret rekonstruksi,” tegas Rudy, kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).
Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia mencapai sekitar 6,19 juta jiwa, tersebar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan memiliki kompleksitas penanganan yang tidak sederhana. Namun demikian, pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama percepatan solusi.
Dalam bencana banjir terbaru, tercatat sebanyak 14 jembatan terputus, dengan rincian 1 jembatan kewenangan kabupaten dan 13 jembatan desa. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan tidak lagi membedakan kewenangan dalam situasi darurat.
“Tidak ada lagi sekat kewenangan. Semua kita kerjakan bersama. Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Insya Allah 14 jembatan akan kita kejar pembangunannya mulai besok,” ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Galang Sinergi dengan Danjen Kopassus
Pemkab Bogor menargetkan seluruh jembatan penghubung tersebut dapat rampung sebelum Hari Raya Iduladha 2026, guna memastikan aksesibilitas masyarakat kembali normal dan aktivitas ekonomi segera pulih.
Lebih lanjut, Rudy juga mengungkapkan bahwa mayoritas banjir yang terjadi merupakan banjir lintasan dengan durasi singkat. Yang patut disyukuri, tidak terdapat pengungsian massal di tenda-tenda, menandakan ketahanan masyarakat dan kesiapsiagaan yang semakin baik.
Keberhasilan ini melanjutkan capaian tahun 2025, di mana 12 jembatan yang sempat terputus menjelang Idulfitri berhasil diselesaikan tepat waktu berkat kerja sama seluruh pihak.
“Bogor terus berbenah. Bogor terus membangun, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Rudy Susmanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, seraya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan.
“Kami mohon maaf belum bisa membahagiakan semua pihak. Namun kami akan terus berupaya maksimal menjadi pelayan masyarakat yang baik. Bencana bukan penghalang, justru menjadi penguat langkah kita menuju Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Bogor Rudy Susmanto Galang Sinergi dengan Danjen Kopassus
-
Bukan Sampah! Terungkap Penyebab Banjir Bojonggede
-
Banjir Tenjo Surut, Warga Ciomas Mulai Kembali ke Rumah dan Beraktivitas
-
Daftar 6 Desa di Cigudeg Bogor yang Dilanda Banjir, Dari Cintamanik Hingga Tegallega
-
6 Desa di Cigudeg Diterjang Banjir, Pemkab Bogor Pastikan Bantuan Logistik Mulai Mengalir
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL
-
Potret Perjuangan dan Tantangan Penanganan Kebakaran TPA Galuga
-
Dukung Arahan Presiden, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi
-
Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi
-
Dampak Kebakaran TPA Galuga, 450 Ton Sampah Kota Bogor Tertahan di Truk Pengangkut