- Universitas Ibn Khaldun Bogor menerima delapan mahasiswa asal Burkina Faso melalui program beasiswa pada momentum Milad ke-65 tahun 2026.
- Mahasiswa internasional tersebut menempuh jenjang sarjana dan magister sebagai wujud konkret upaya kampus dalam memperkuat reputasi pendidikan global.
- Rektor UIKA menegaskan langkah ini bertujuan membangun ekosistem akademik multikultural serta memperluas jejaring pendidikan tinggi ke berbagai negara.
SuaraBogor.id - Siapa sangka, Kota Bogor kini tak hanya menjadi magnet wisata, tetapi juga magnet pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari berbagai belahan dunia.
Dalam momentum Milad ke-65, Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menorehkan sejarah baru dengan menghadirkan 8 mahasiswa internasional asal Burkina Faso sebagai penerima beasiswa.
Ini menandai langkah nyata penguatan internasionalisasi kampus dan membuktikan bahwa UIKA Bogor semakin diperhitungkan di kancah pendidikan global.
Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa UIKA Bogor mulai diperhitungkan sebagai kampus internasional di Bogor yang mampu menarik minat mahasiswa dari berbagai negara untuk melanjutkan studi di Indonesia.
Kehadiran mahasiswa dari Burkina Faso, sebuah negara di Afrika Barat, adalah indikator bahwa reputasi dan kualitas pendidikan di UIKA telah melampaui batas geografis.
Ini adalah pencapaian signifikan yang menunjukkan daya tarik UIKA Bogor dalam menawarkan program studi yang relevan dan lingkungan belajar yang kondusif.
Penerimaan mahasiswa internasional juga akan memperkaya suasana akademik kampus dengan keberagaman budaya dan perspektif global.
Sebanyak 6 mahasiswa diterima pada program Sarjana (S1) dan 2 mahasiswa pada program Magister (S2). Mereka memperoleh beasiswa melalui berbagai skema unggulan, di antaranya Beasiswa Unggulan Talenta UIKA, Beasiswa Tahfidz UIKA, serta Beasiswa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIKA.
Kehadiran mahasiswa internasional ini bukan sekadar simbol, tetapi menunjukkan bahwa program beasiswa UIKA Bogor 2026 telah menjangkau talenta global dan menjadi bagian dari strategi besar dalam membangun ekosistem pendidikan bertaraf internasional.
Baca Juga: Konsep Penataan Terpadu Rudy Susmanto Kini Masuk Prioritas Pusat
Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang UIKA dalam memperkuat posisi sebagai kampus berkelas dunia.
“Pemberian beasiswa kepada mahasiswa internasional ini merupakan bentuk komitmen UIKA dalam memperkuat internasionalisasi. Kami ingin menjadikan UIKA sebagai kampus yang terbuka bagi dunia, tempat bertemunya berbagai talenta dari berbagai negara untuk belajar dan berkembang bersama,” katanya kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa UIKA terus memperluas jaringan internasional sebagai bagian dari transformasi menuju kampus global.
“Selain dari Afrika, UIKA juga telah menerima mahasiswa internasional dari berbagai negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Ke depan, kami juga akan menerima mahasiswa dari Jepang, Rusia, dan berbagai negara lainnya sebagai bagian dari penguatan ekosistem global UIKA,” imbuhnya.
Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa UIKA tidak hanya menjadi kampus Islam unggul di Bogor, tetapi juga berkembang sebagai destinasi pendidikan bagi mahasiswa internasional yang mencari lingkungan akademik berbasis nilai, riset, dan pengembangan karakter.
Kehadiran mahasiswa lintas negara di lingkungan kampus diyakini akan menciptakan atmosfer akademik yang lebih dinamis, multikultural, dan kompetitif, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Tag
Berita Terkait
-
Konsep Penataan Terpadu Rudy Susmanto Kini Masuk Prioritas Pusat
-
Bogor Raya Menuju Bebas Sampah! Proyek PSEL Ubah Limbah Jadi Energi Listrik
-
Kabur Setelah Menabrak, Sopir Asal Bogor Tak Berkutik Dijemput Polisi Usai Tewaskan Pengacara
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
-
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Jalur Puncak Bogor
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak