- Kemendikdasmen mengubah jadwal pencairan tunjangan profesi guru di seluruh Indonesia menjadi setiap bulan mulai tahun ini.
- Kebijakan ini bertujuan memberikan kepastian finansial serta meningkatkan kesejahteraan agar guru lebih fokus mendidik para murid.
- Guru di SDN Cipayung 01 Tangerang Selatan merasakan dampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan pribadi dan sarana pendidikan.
SuaraBogor.id - Kabar gembira datang bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di seluruh Indonesia! Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengambil kebijakan pro-guru dengan memastikan pencairan tunjangan profesi guru (TPG) kini dilakukan setiap bulan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga diharapkan dapat membuat mereka lebih fokus pada murid dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi generasi bangsa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa percepatan penyaluran TPG yang kini dilakukan setiap bulan ini dimaksudkan agar dapat memberikan kepastian kepada para guru atas haknya.
Sebelumnya, pencairan TPG seringkali mengalami keterlambatan atau dilakukan secara triwulanan, yang dapat memengaruhi perencanaan keuangan guru.
"Bagi kami, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa," kata Mendikdasmen Mu’ti, dilansir dari Antara.
Manfaat percepatan pencairan itu pun dirasakan salah seorang pengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Eros Rosidah yang telah mengabdikan diri sebagai guru sekitar delapan tahun.
Ia mulai mengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak tiga tahun terakhir.
Dalam konteks kesejahteraan guru, Eros menilai penyaluran TPG telah memberikan dampak positif, baik secara finansial maupun motivasi kerja.
Menurutnya, tambahan penghasilan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan pribadi, melainkan juga untuk membantu murid yang membutuhkan.
Baca Juga: Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah
“Puji syukur, hampir semua guru di sini sudah mendapatkan TPG. Dengan TPG, dana tersebut juga kami manfaatkan untuk membantu beberapa murid yang memerlukan keperluan sekolah seperti buku, sepatu, maupun tas. Kami sangat senang, selain menjadi tabungan untuk kami pribadi, TPG juga bermanfaat untuk murid kami,” ujar Eros.
Cerita yang sama juga disampaikan oleh Syamsuddin yang sejak tahun 1999 sudah mengabdikan diri sebagai guru dan mengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat.
Sebagai salah satu guru senior, ia memandang kesejahteraan guru sangat penting guna mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menilai perubahan sistem pencairan TPG dari tiga bulanan menjadi bulanan sangat membantu dalam pengelolaan keuangan.
“Sekarang lebih lancar karena diterima setiap bulan. Puji syukur sangat membantu saya baik untuk kebutuhan keluarga maupun pengembangan diri,” katanya.
Ia menambahkan, manfaat TPG tidak hanya dirasakan secara pribadi, namun juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pengajaran, seperti untuk melanjutkan pendidikan dan membeli sarana pembelajaran seperti laptop.
Berita Terkait
-
Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
'Musik Adalah Cara Saya Bernapas' : Mengenal Agustiyan Solois, Sang Guru yang Bermusik dengan Hati
-
Latihan 2.2 Matematika Kelas 6, Begini Cara Bijak Orang Tua Gunakan Kunci Jawaban
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya