- Okupansi hotel di kawasan Puncak-Cipanas mencapai 70 persen selama libur panjang akhir Mei 2026 yang berlangsung mulai 27 Mei.
- PHRI Cianjur mencatat wisatawan dari berbagai daerah memadati hotel sejak Rabu hingga puncak kunjungan pada Sabtu, 31 Mei 2026.
- Pengelola hotel menjaga harga kamar tetap kompetitif melalui efisiensi operasional guna mempertahankan minat kunjungan meski biaya operasional sedang meningkat.
SuaraBogor.id - Kawasan wisata Puncak-Cianjur kembali menjadi primadona selama momen libur panjang (long weekend) pada akhir Mei 2026.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur mencatat adanya kenaikan signifikan pada tingkat hunian kamar atau okupansi hotel seiring dengan membludaknya arus wisatawan.
Secara rata-rata, tingkat hunian di wilayah Cianjur mencapai 58 persen, namun di beberapa titik strategis seperti Cipanas, angka tersebut melonjak hingga 70 persen.
Humas PHRI Cianjur, Rizal, mengungkapkan bahwa gelombang kedatangan wisatawan mulai terasa sejak Rabu (27/5/2026). Puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan, tepatnya Sabtu (31/5/2026), di mana sebagian besar hotel melaporkan pemesanan kamar yang hampir penuh.
"Berdasarkan data yang tercatat selama libur panjang kali ini, rata-rata tingkat hunian hotel anggota PHRI Cianjur mencapai 58 persen. Namun, sejumlah pengelola khususnya di kawasan Puncak-Cipanas melaporkan tingkat okupansi mencapai 70 persen selama tiga hari terakhir," ujar Rizal, Senin (1/6/2026).
Dia menjelaskan peningkatan okupansi selama libur panjang akhir pekan kali ini, menunjukkan kawasan wisata Puncak-Cianjur masih menjadi tujuan utama pengunjung dari Jabodetabek, Bandung, Sukabumi dan warga lokal.
Sehingga hal tersebut terus dipertahankan meski pengelola hotel anggota PHRI Cianjur terdampak kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dimana harga bahan baku dan biaya operasional membengkak.
Para pengelola hotel masih berusaha menjaga harga kamar tetap kompetitif sehingga tidak memberatkan pengunjung, dimana sebagian besar memilih melakukan efisiensi operasional dibanding langsung menaikkan harga kamar per malam.
"Kami berharap hal yang sama terus berlanjut saat liburan sekolah bulan Juni, tidak naiknya harga kamar terus dipertahankan seiring tingginya angka kunjungan selama libur panjang kali ini," katanya.
Baca Juga: Kembali Makan Korban, Jalur Tengkorak Cisarua Bogor Bikin Pemotor Jakarta Terluka Parah
Dia menjelaskan berbagai upaya dilakukan guna mempertahankan angka kunjungan tetap tinggi saat libur akhir pekan dan libur panjang sekolah tahun ini, salah satunya tidak menaikkan harga kamar dan sejumlah promosi yang dapat mengundang pengunjung untuk datang.
"Berbagai upaya dilakukan pengelola hotel di Cianjur agar angka kunjungan tetap tinggi, meski dampak kenaikan dolar terhadap rupiah sangat dirasakan," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Kembali Makan Korban, Jalur Tengkorak Cisarua Bogor Bikin Pemotor Jakarta Terluka Parah
-
Viral! Aksi Kejar-kejaran Debt Collector di Puncak Pass Bogor, Sopir Teriak 'Begal'
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
Cianjur Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana, Banjir dan Ancaman Kekeringan Jadi Fokus Utama
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah