- Bupati Rudy Susmanto memperkenalkan filosofi Mapag Pajajaran Anyar di Kabupaten Bogor pada Selasa, 1 September 2026.
- Kebijakan tersebut bertujuan mengintegrasikan nilai sejarah daerah dengan adaptasi transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
- Bupati mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media digital demi mencegah hoaks dan menjaga keharmonisan sosial.
SuaraBogor.id - Kabupaten Bogor kini tengah menapaki babak baru dalam tata kelola pemerintahan dan kemasyarakatan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memperkenalkan filosofi "Mapag Pajajaran Anyar" atau Menjemput Pajajaran Baru sebagai rujukan pembangunan daerah.
Visi ini merupakan upaya menyelaraskan kejayaan historis Kerajaan Pajajaran dengan kemajuan teknologi di era transformasi digital.
Filosofi ini tertuang dalam cita-cita besar 'Kuta Udaya Wangsa', yang mencerminkan harapan agar Bogor menjadi wilayah yang tangguh, sejahtera dan bercahaya melalui kepemimpinan yang progresif namun tetap berpijak pada akar budaya.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa penyebutan 'Pajajaran Anyar' memiliki makna sosiologis yang mendalam.
Meskipun struktur masyarakatnya tetap sama dengan nilai-nilai luhur masa lalu, kata Rudy roda pemerintahan dan aktivitas ekonomi saat ini harus dijalankan melalui adaptasi teknologi informasi.
“Kita selalu mengedepankan 'Mapag Pajajaran Anyar'. Mengapa disebut Pajajaran Anyar, Karena hari ini masyarakatnya tetap masyarakat Bogor yang memiliki semangat Pajajaran, namun harus menjalankan aktivitas keseharian dengan sebuah transformasi digital yang masif,” ujar Rudy Susmanto, Selasa (1/9/2026).
Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar pengadaan perangkat, melainkan perubahan mentalitas dalam melayani masyarakat agar lebih cepat dan transparan.
Di tengah kemudahan akses informasi, Bupati Rudy memberikan peringatan keras terkait etika di dunia maya.
Baca Juga: KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
Menurutnya, kegagalan dalam beradaptasi dengan media digital secara bijak dapat merugikan keharmonisan sosial di Kabupaten Bogor.
“Kita sebagai masyarakat dan penyelenggara pemerintah harus bijak dalam menggunakan fasilitas media digital. Jangan sampai kita tidak arif yang akhirnya merugikan pihak lain, atau terjebak dalam informasi yang tidak utuh (hoaks). Kebijakan pemerintah maupun informasi kehidupan sehari-hari harus diserap secara jernih,” ujarnya.
Rudy menilai, saat ini Indonesia berada dalam era demokrasi yang sangat terbuka di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ruang ekspresi bagi masyarakat kata dia dibuka lebar tanpa adanya kebijakan yang membatasi hak suara warga di tingkat daerah.
“Masyarakat dapat kapan pun menyampaikan keluh kesahnya dan unek-unek isi hatinya. Inilah era demokrasi yang luar biasa. Pemerintah, baik pusat maupun kabupaten, tidak membuat kebijakan yang membatasi masyarakatnya,” ungkap Rudy.
Namun, keleluasaan tersebut menuntut tanggung jawab besar dari publik. Rudy mengajak warga Bogor untuk memiliki kemampuan literasi yang baik agar tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar di jagat maya.
Berita Terkait
-
KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi
-
Hilal Firmansyah Panen Dukungan Jelang Muskab Kadin Bogor
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei