- Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor menarik truk sampah berlubang yang viral di media sosial pada Sabtu (19/9/2026).
- Kondisi truk yang rusak berisiko meneteskan air lindi dan mencecernakan sampah di jalan raya menuju TPA Galuga.
- Pemerintah Kota Bogor telah mengajukan bantuan armada baru kepada Pemprov DKI Jakarta guna meningkatkan pelayanan publik.
SuaraBogor.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor menarik truk pengangkut sampah yang viral di media sosial karena kondisinya dinilai tidak layak untuk beroperasi.
Truk berwarna kuning dengan nomor polisi F 8560 A itu menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan kondisi kendaraan tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah bagian bak belakang truk berlubang dan hanya ditutup menggunakan triplek saat digunakan untuk mengangkut sampah.
Kondisi tersebut menyebabkan air lindi atau cairan yang berasal dari timbunan sampah berpotensi menetes dan tercecer ke badan jalan.
Muatan sampah yang dibawa juga berisiko tercecer selama perjalanan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor.
Merespons hal tersebut, Kepala DLH Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan armada tersebut telah ditarik dari operasional sejak Sabtu (19/9/2026), setelah pihaknya menerima informasi mengenai kondisi truk.
“Sudah ditarik sejak Sabtu (19/9/2026) kemarin, Kang,” kata Rudy.
Rudy mengakui pihaknya sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan petugas agar tidak menggunakan kendaraan yang kondisinya sudah tidak layak.
Namun, kendaraan tersebut masih sempat digunakan untuk mengangkut sampah.
Baca Juga: Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
“Petugas sudah diingatkan berkali-kali untuk tidak menggunakan, tapi masih lolos saja,” ujarnya.
Menurut Rudy, DLH Kota Bogor saat ini melakukan pemetaan dan pendataan terhadap armada pengangkut sampah yang kondisinya sudah tidak layak digunakan.
Ia juga meminta masyarakat melaporkan apabila kembali menemukan truk pengangkut sampah milik DLH Kota Bogor yang kondisinya tidak layak tetapi masih beroperasi.
Laporan dapat disampaikan melalui kanal Sibadra pada layanan pengaduan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin sebelumnya mengatakan Pemkot Bogor telah mengajukan bantuan armada truk pengangkut sampah dan mobil pemadam kebakaran kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak sekitar tiga pekan sebelumnya.
Pengajuan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengingat Kota Bogor merupakan salah satu daerah penyangga Ibu Kota.
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor
-
Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil
-
Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor
-
BRI Catat Investor Baru Wealth Management Tumbuh 280,68 Persen hingga Kuartal II 2026