Serpihan Sriwijaya Air SJ182 Terbawa Arus ke Sekitar Utara Tangerang

BPPT, berdasarkan simulasi komputer, merekomendasikan pencarian puing Sriwijaya Air SJ182 ke arah timur tenggara.

Liberty Jemadu
Selasa, 12 Januari 2021 | 06:45 WIB
Serpihan Sriwijaya Air SJ182 Terbawa Arus ke Sekitar Utara Tangerang
Kapal Polisi (KP) Pelatuk-3013 merapat ke Posko di KP Bisma 8003, Ahad (10/1/2021) dalam rangka pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta. [ANTARA/Andi Firdaus]

SuaraBogor.id - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merekomendasikan evakuasi dan pencarian serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke arah Timur Tenggara hingga ke perairan di utara Kabupaten Tangerang.

"Dari hasil simulasi komputer, puing-puing dan potongan jasad akan terbawa arah arus ke Timur Tenggara. Sehingga area evakuasi diarahkan ke daerah tersebut," kata Kepala Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai (BTIPDP) BPPT Widjo Kongko, Senin malam (11/1/2021).

Rekomendasi itu didasarkan pada hasil simulasi hidrodinamika dan sebaran partikel serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dilakukan BTIPDP BPPT.

Berdasarkan hasil kaji cepat dari BPPT, hasil pemodelan hidrodinamika yang telah terkalibrasi menunjukkan arus dominan ke arah Tenggara dengan kecepatan kurang dari 0,2 meter per detik. Dari hasil pemodelan particle tracking, arah pergerakan serpihan diperkirakan dominan ke arah timur dan tenggara.

Baca Juga:Kemenhub: Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Laik Terbang

Dalam dua hari ke depan sampai dengan 12 Jan 2021, debris diperkirakan ke arah Timur-Tenggara dan berpotensi menuju ke daerah pesisir utara Kabupaten Tangerang.

Untuk pemodelan pergerakan debris yang lebih akurat, Widjo menuturkan dibutuhkan data lapangan berupa posisi dan waktu ditemukannya serpihan dan atau jasad pada saat pencarian atau evakuasi.

BPPT khususnya BTIPDP diberi tugas untuk melaksanakan Kaji Cepat Simulasi Hidrodinamika dan Sebaran Partikel Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar kawasan terjadinya kecelakaan.

Kajian tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi hidrodinamika, khususnya kondisi kecepatan dan arah arus di sekitar lokasi kejadian beberapa hari ke depan. Kajian juga dapat memperkirakan area pergerakan partikel akibat proses hidrodinamika (arus pasang surut) dan akibat angin di kawasan tersebut. [Antara]

Baca Juga:Menhub: Pihak keluarga Minta Korban SJ182 Dimakamkan di Daerah Asal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini