Ahli: Banjir Bandang Puncak Bogor karena Hutan Ditebang Jadi Pemukiman

Banjir bandang di kawasan tidak lepas terus berkurangnya hutan lebat yang ada di wilayah pegunungan, karena beralih menjadi pemukiman.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 04 Februari 2021 | 12:22 WIB
Ahli: Banjir Bandang Puncak Bogor karena Hutan Ditebang Jadi Pemukiman
Warga melihat permukiman yang terdampak banjir bandang di Kampung Gunung Mas, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Karena itu, kata Amien, peran pemerintah sangat dibutuhkan sebagai upaya pengembalian fungsi kawasan puncak gunung. Dari kacamatanya, kawasan pegunungan saat ini sudah beralih fungsi secara masif, sistemik, dan terstruktur. “Saya sangat menyayangkan kawasan hutan lindung dan daerah resapan air sekarang semakin menciut,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah di daerah rawan bencana, khususnya bencana banjir dan longsor, dapat mempertegas aturan terkait penggunaan lahan di daerah yang semestinya merupakan bagian dari hutan asli. Selama bagian puncak gunung tidak berhutan alias gundul, kata dia, banjir bandang akan menjadi musibah yang tidak bisa terelakkan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini