alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Salah Penanganan Saat Patah Tulang Bocah Ini Terpaksa Harus Diamputasi

Andi Ahmad S Selasa, 23 Februari 2021 | 12:47 WIB

Salah Penanganan Saat Patah Tulang Bocah Ini Terpaksa Harus Diamputasi
Kondisi Muhammad Fauzi, 5, bocah yatim yang tangannya melepuh saat menjalani perawatan di RS Ortopedi Prof dr. Soeharso Solo beberapa waktu lalu. [Solopos.com]

Gegara salah penanganan saat patah tulang atau malpraktik oleh trapis di sebuah pengobatan alternatif. Tangan bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Fauzi

SuaraBogor.id - Gegara salah penanganan saat patah tulang atau malpraktik oleh trapis di sebuah pengobatan alternatif. Tangan bocah berusia lima tahun bernama Muhammad Fauzi terpaksa harus diamputasi.

Hal tersebut diungkapkan dokter RS Ortopedi Prof dr. Soeharso Solo, yang menyatakan tangan kanan Fauzi terpaksa diamputasi. Dokter khawatir infeksi yang menyerang lengan Fauzi menjalar ke bagian tubuh lain jika tidak segera diamputasi.

Muhammad Fauzi (5) yang merupakan yaitim itu warga Desa Karanganom, RT 006, Kecamatan Sukodono, Sragen, Jawa Tengah.

Sukarelawan dari Komunitas Pecinta Alam dan Sosial (Kompas) Sukodono, Setyanto Agung Wibowo, mengatakan sebelumnya Fauzi sudah menjalani operasi pertama dan kedua untuk memulihkan jaringan saraf yang mati akibat infeksi.

Baca Juga: Astaga! Tangan Bocah Yatim Asal Sragen Korban Malpraktik Diamputasi

Sayangnya, dua kali operasi yang dilakukan tim dokter dengan biaya lebih dari Rp60 juta itu belum cukup mampu memulihkan jaringan saraf pada lengan kanan Fauzi.

Atas dasar itu, tim dokter akhirnya mengambil keputusan berat dengan melaksanakan operasi ketiga, yakni mengamputasi lengan Fauzi yang dilaksanakan pada Kamis (18/2/2021).

“Sebelum operasi ketiga, diobservasi dulu. Ternyata infeksi sudah menjalar. Menurut dokter, kalau tidak segera diamputasi, infeksi bisa cepat menjalar dan membahayakan nyawa Fauzi,” jelas Agung dikutip dari Solopos.com - media jaringan - Suarabogor.id , Selasa (23/2/2021).

Operasi untuk mengamputasi lengan kanan Fauzi itu adalah pilihan paling berat bagi ia, keluarga dan sukarelawan yang sejak awal berjuang menghimpun dana untuk biaya pengobatan bocah yatim itu.

“Kemarin saat operasi berlangsung, kami para relawan dan keluarga tidak kuasa menahan air mata. (Lengannya) diamputasi sebatas siku,” ujar Agung.

Baca Juga: Salah Pengobatan Patah Tulang, Tangan Bocah Fauzi Diamputasi, Saraf Mati

Diberitakan sebelumnya, tangan kanan bocah yatim itu melepuh diduga akibat malapraktik atau kesalahan penanganan patah tulang oleh terapis di sebuah tempat pengobatan alternatif di Sragen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait