Wisata Tasikmalaya: Kisah Buaya Putih dan Ikan Penjaga Danau Angker

Dikenal sebagai Situ Denuh, inilah kisah misteri itu ....

RR Ukirsari Manggalani
Sabtu, 27 Maret 2021 | 23:50 WIB
Wisata Tasikmalaya: Kisah Buaya Putih dan Ikan Penjaga Danau Angker
Situ Denuh, Tasikmalaya [Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim via AyoBandung.com].

SuaraBogor.id - Bagi warga Daracana, Situ Denuh merupakan tempat yang masih menyimpan keangkeran. Mitos kemunculan buaya putih, diyakini sebagai pertanda akan datangnya musim hujan atau kemarau, menjadi keyakinan masyarakat sekitar.

"Bisa dibilang Situ Denuh ini masih angker, ada mitos buaya putih dan ikan berukuran sebesar pintu," papar Dayat Hidayat (40), Punduh Kampung Daracana, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya.

Dikutip dari AyoBandung.com, jaringan SuaraBogor.id, buaya putih itu, menurut Dayat, seringkali muncul saat terjadinya pergantian musim.

Setiap kali memasuki musim penghujan dari kemarau, buaya putih kerap muncul ke permukaan. Begitu pun pergantian musim dari kemarau ke penghujan.

Baca Juga:Satu Bulan Terendam di Danau Es, iPhone 11 Pro Ini Masih Berfungsi

"Mitosnya, buaya putih memberi petunjuk pergantian musim. Namun ia tidak mengganggu," lanjutnya.

Selain buaya putih, Situ Denuh menyimpan mitos adanya ikan berukuran besar sampai seukuran pintu rumah. Ikan ini kerap menampakkan diri jika ada pengunjung atau pencari ikan yang berbicara sembarangan atau dalam bahasa Sunda disebut sompral.

Namun di luar kisah misteri itu, Situ Denuh adalah danau atau telaga alami yang dikelilingi perbukitan.

Dari Kota Tasikmalaya, Situ Denuh bisa ditempuh dalam empat jam perjalanan berkendaraan, melewati beberapa kecamatan seperti Kecamatan Kawalu, Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Cibalong, dan Bantarkalong.

Dari pertigaan Simpang belok kiri arah Desa Darawati. Dari situ, tujuan selanjutnya yakni Kecamatan Culamega hingga sampai ke Desa Cikuya. Selanjutnya sampailah di Kampung Daracana.

Baca Juga:BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Puting Beliung di Masa Pancaroba

Hanya, bila mengemudikan kendaraan ke destinasi ini mesti berhati-hati. Pasalnya, jalan sangat menanjak dan rusak.

Setelah sampai di lokasi, di SD Denuh, kendaraan bisa dititipkan di area rumah perkampungan warga. Dari situ, dilanjutkan dengan jalan kaki berjarak lebih kurang 1 km menyusuri pegunungan.

Dayat Hidayat menyatakan bahwa Situ Denuh memang tidak lepas dari adanya tokoh-tokoh dalam sejarah kebudayaan di Tanah Sunda.

Menurut Dayat, kisah-kisah legenda tadi berdasarkan informasi yang beredar dari mulut ke mulut warga Daracana.

Situ Denuh diyakini memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Galuh, sebuah kerajaan besar di Tatar Sunda. Salah satu tokoh yang mendiami daerah di sekitar Situ Denuh adalah Rahiyang Kidul yang memiliki gelar Batarahiang Karangnunggal atau Batara Karang.

"Makamnya ada di pegunungan dekat situ, makam itu diyakini warga sini sebagai makam Eyang Batara Karang," ungkapnya, Jumat (26/3/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak