AHY Sindir Kubu Moeldoko: Sebuah Sinetron Jagoan Menang, Yang Jahat Tewas

AHY mengatakan bahwa pihaknya tidak gentar atas gugatan yang telah dilayangkan kubu Moeldoko ke pengadilan.

Andi Ahmad S
Jum'at, 09 April 2021 | 10:45 WIB
AHY Sindir Kubu Moeldoko: Sebuah Sinetron Jagoan Menang, Yang Jahat Tewas
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraBogor.id - Ketua umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengibaratkan kisruh yang terjadi di internal Demokrat ibarat sebuah sinetron.

AHY sendiri mengatakan bahwa pihaknya akan menang di akhir kisruh, dengan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Awalnya, AHY mengatakan bahwa pihaknya tidak gentar atas gugatan yang telah dilayangkan kubu Moeldoko ke pengadilan.

"Kalau negara masih tetap menegakkan hukum dengan adil, sebenar-benarnya dan seadil-adilnya, kami tidak punya keraguan sedikitpun, itulah saya sampaikan kami tidak gentar," ujarnya, dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga:Viral, Tengku Zulkarnain Ceramah Sebut Batik Tak Bagus Untuk Salat

AHY menyatakan bahwa KLB Deli Serdang tidak memenuhi syarat menghadirkan 2/3 Ketua DPD dan 1/2 DPC.

Terkait hal itu, AHY siap menghadirkan Ketua DPD dan DPC yang diklaim kubu Moeldoko telah menyetujui hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Ia mengungkap bahwa pihak-pihak yang disebut kubu Moeldoko tersebut marah karena nama mereka telah dicatut.

"Kalau dibilang ada enggak orang 2/3 DPD terbang ke Deli Serdang, tidak ada. 1/2 jumlah Ketua DPC yang terbang ke sana tidak ada," kata AHY.

"Orangnya bisa dicek dan mereka semua siap karena mereka semua marah dan tidak terima. Siap untuk bersaksi di forum apapun di tingkatan apapun bahwa tidak pernah ada yang mendatangi KLB Deli Serdang," tambahnya.

Baca Juga:Dewi Tanjung Tantang AHY Debat

Meski tak gentar dan optimis, AHY juga berharap bahwa putusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang menolak hasil KLB Deli Serdang tidak dijadikan seperti mainan.

Dalam artian, sebelumnya telah ditolak secara resmi namun nantinya malah diterima. AHY pun berharap bahwa akhir semua kisruh ini adalah kemenangan dari pihaknya.

Ibarat sinetron, jagoan yang akan menang sementara penjahat akan tewas. Dalam kasus ini, kubu Moeldoko diharapkan tewas secara politik.

"Menarik dan mudah-mudahan endingnya itu kalau dalam sebuah sinetron, mudah-mudahan jagoannya menanglah, yang jahat tewas harusnya, secara politik," tandas AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak