alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hati-hati, Dehidrasi Selama Puasa Ramadhan Bisa Picu Emosi dan Lupa

Andi Ahmad S Rabu, 21 April 2021 | 09:39 WIB

Hati-hati, Dehidrasi Selama Puasa Ramadhan Bisa Picu Emosi dan Lupa
Ilustrasi anak minum air putih saat berbuka puasa. (Shutterstock)

Padahal, kurang cairan tak sekadar membuat kita merasa haus, tapi juga bisa mengganggu fungsi kognitif sekaligus memengaruhi suasana hati.

SuaraBogor.id - Puasa Ramadhan, saat ini umat muslim masyarakat Indonesia menjalankan puasa. Tentu, dengan berpuasa tubuh kita mengalami kekurangan asupan cairan yang menyebabkan dehidrasi.

Padahal, kurang cairan tak sekadar membuat kita merasa haus, tapi juga bisa mengganggu fungsi kognitif sekaligus memengaruhi suasana hati.

“Studi menunjukkan bahwa selama berpuasa, tubuh manusia cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi. Itulah mengapa, kita perlu memperhatikan kecukupan asupan air saat sahur, berbuka, dan sepanjang malam,” ujar Dr. Diana Sunardi, selaku Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) pada webinar secara daring, seperti dilansir dari Suara.com.

Lebih lanjut mengenai dampak dehidrasi menurut Dr. Diana, selain dapat mengganggu fungsi kognitif, kurang minum juga dapat memengaruhi suasana hati (mood) seseorang.

Baca Juga: Atasi Kerumunan Pasar Sore, Takmir Masjid Jogokariyan Tak Akan Tambah Lapak

Fungsi kognitif sendiri memegang peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat, dan merasakan emosi. Jadi, ketika fungsi kognitif terganggu, aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah, juga ikut terganggu.

“75% otak manusia terdiri dari air. Apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2% saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak,” katanya.

Dikatakan Dr. Diana bahwa rata-rata orang dewasa membutuhkan sedikitnya 2 liter atau kurang lebih 8 gelas air. Namun, karena kita tidak bisa minum di siang hari ketika berpuasa, memenuhi kebutuhan cairan ini bisa dilakukan dengan minum 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas air setelah makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air lagi ketika sahur.

Selain kuantitas air minum, jangan lupa perhatikan pula kualitasnya. Syarat air minum yang baik menurut Dr. Diana adalah tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, bebas patogen, kuman, dan logam berat. Kemudian, pastikan juga sumber airnya terlindungi dan prosesnya sesuai dengan standar pemerintah.

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Wilayah Surabaya dan Sekitarnya, Rabu 21 April 2021

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait