alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Oknum PNS di Cianjur Diduga Buat Surat Antigen Palsu

Andi Ahmad S Selasa, 04 Mei 2021 | 12:42 WIB

Oknum PNS di Cianjur Diduga Buat Surat Antigen Palsu
Ilustrasi antigen Covid-19 . [Budi Cahyono/Ayosemarang.com]

Oknum PNS Cianjur diduga buat surat antigen palsu itu saat ini dalam pengejaran Polres Cianjur.

SuaraBogor.id - Polisi saat ini masih memburu oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang diduga palsukan surat antigen COVID-19 di Cianjur, Jawa Barat.

Oknum PNS Cianjur diduga buat surat antigen palsu itu saat ini dalam pengejaran Polres Cianjur. Beberapa pegawai di Dinas Kesehatan Cianjur juga sudah dimintai keterangan terkait surat bebas COVID-19 antigen asli tapi palsu yang ditanda tangani kepala dinas.

"Kita akan panggil kepala dinas untuk dimintai keterangan terkait beredar-nya surat keterangan asli tapi palsu karena informasi secara lisan, pejabat di lingkungan dinas tidak pernah mengeluarkannya dan surat keluar harus disertai tes cepat antigen," katanya.

Hingga saat ini, ungkap dia, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut dengan cara memanggil sejumlah pihak di dinas terkait hal tersebut. Bahkan pihaknya segera menetapkan tersangka setelah kepala dinas memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan terkait prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Bima Arya Imbau Seluruh PNS Bogor Sumbangkan THRnya Kepada Masyarakat

"Kami akan usut tuntas dan tidak akan segan untuk menangkap pelaku meskipun statusnya ASN. Kita tidak akan pandang bulu, kemungkinan ini jaringan," ujarnya menegaskan.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, mengatakan hingga saat ini, pihaknya telah melakukan penelusuran secara internal dengan meminta keterangan sejumlah pegawai yang mengeluarkan surat keterangan bebas COVID-19 antigen asli dari dinas.

Beberapa kejanggalan jelas terlihat dari surat keterangan palsu tersebut, terutama tanda tangan pejabat yang dipalsukan."Kami sudah menelusuri tanda tangan dan format surat keterangan tersebut, hampir sama dengan yang kami keluarkan," katanya.

Saat ini, pihaknya menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti karena selama ini, pihaknya tidak mengeluarkan surat keterangan tanpa dilakukan tes cepat antigen."Tidak ada surat keterangan yang dikeluarkan tanpa tes terlebih dahulu," tutur-nya. [Antara]

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Cianjur Selasa 4 Mei 2021

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait