alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kerap Timbulkan Kerumunan, Satpol PP Bongkar Ratusan PKL di Puncak Bogor

Andi Ahmad S Rabu, 02 Juni 2021 | 19:19 WIB

Kerap Timbulkan Kerumunan, Satpol PP Bongkar Ratusan PKL di Puncak Bogor
Anggota Satpol PP Kabupaten Bogor bongkar ratusan lapak PKL di Puncak Bogor [Suarabogor.id/Satpol PP Kabupaten Bogor]

Pembongkaran ratusan PKL di Puncak Bogor itu dilakukan karena di area tersebut kerap menimbulkan kerumunan, sehingga berpotensi menimbulkan kluster baru penyebaran covid-19.

SuaraBogor.id - Satpol PP bongkar ratusan PKL di Puncak Bogor, pembongkaran puluhan lapak PKL disepanjang jalur Gunung Mas dan riung Gunung Puncak Bogor.

Pembongkaran ratusan PKL di Puncak Bogor itu dilakukan karena di area tersebut kerap menimbulkan kerumunan, sehingga berpotensi menimbulkan kluster baru penyebaran covid-19.

"Yang kita tertibkan tadi sekitar 100 lapak PKL dan sering dijadikan tempat nongkrong sampai berkerumun, sehingga berpotensi menimbulkan kluster Covid-19," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah

"Apalagi diakhir pekan dan libur nasional banyak sekali wisatawan yang berkunjung sampai-sampai tidak memperhatikan protokol kesehatan apalagi semua lapak PKL ini tidak berizin," sambungnya.

Baca Juga: PPDB 2021, Ini Daftar SMA Terbaik di Kota dan Kabupaten Bogor

Di perkebunan Gunung Mas sendiri setiap akhir pekan atau hari libur nasional sering terjadi kerumunan wisatawan dan semakin banyaknya lapak PKL, yang berdiri diatas lahan hijau, sehingga banyak wisatawan yang berkerumun di area tersebut.

Tak hanya di Gunung Mas, PKL disepanjang jalan menuju Riung Gunung pun ikut ditertibkan petugas penegak perda, sebagian lapak berdiri diatas tanah labil yang rawan longsor

"Ada 2 lokasi pembongkaran hari ini, di gunung mas dan riung gunung. Diriung gunung ini bekas longsoran, dan di khawatirkan terjadi longsor lagi, makanya kami tertibkan juga area tersebut" tambah Agus Ridhallah.

Setelah dilakukan pembongkaran, area tersebut akan dikembalikan sebagai mana fungsinya yaitu sebagai area resapan air dan area hijau.

"Saya berharap tidak ada lagi PKL yang bejualan diarea tersebut dan jika ada lagi PKL yang berdiri akan langsung kita tertibkan" pungkasnya.

Baca Juga: Camat Deni Cari Penjual Mie Instan Pakai Telur di Puncak Bogor Rp 54 Ribu

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait