facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral, Perempuan Injak Al-Quran dan Bakar Bendera Indonesia

Andi Ahmad S Rabu, 30 Juni 2021 | 08:27 WIB

Viral, Perempuan Injak Al-Quran dan Bakar Bendera Indonesia
Perempuan injak-injak Al Quran

Aksi yang dilakukan perempuan hina kita suci Al-Quran itu kini beredar di media sosial. Hal itupun nampaknya menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian.

SuaraBogor.id - Sebuah video memperlihatkan seorang perempuan injal Al-quran viral di media sosial. Tidak hanya itu, perempuan itupun turut bakar bendera merah putih.

Aksi yang dilakukan perempuan hina kita suci Al-Quran itu kini beredar di media sosial. Hal itupun nampaknya menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian.

Dalam video yang beredar hingga viral di media sosial, seorang perempuan tampak membakar bendera Indonesia dan menginjak-injak Al-Qur’an.

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun bernama Ani. Dalam sejumlah video terpisah, perempuan itu menghina Alquran dan membakar bendera Merah Putih serta menghina Garuda Pancasila.

Dalm video lainnya, perempuan yang sama juga terus menerus menghina Alquran dengan kata-kata kotor.

Baca Juga: Viral Pengantin Joget K-Pop di Pelaminan, Suami Lebih Lincah Gemulai Bikin Publik Gemas

“Lihat yah, ini (Al-Qur’an) terbuat dari kotoran an*ing,” kata perempuan tersebut sembari terus merekam video, seperti dikutip Suarabogor.id dari terkini.id- jaringan Suara.com, Rabu (30/6/2021).

Perempuan itu pun terus menerus mengulang kalimat yang diucapkannya, “Lihat nih, ya, ini terbuat dari kotoran anjing, sampah ini!” ujarnya lagi.

“Al-Qur’an itu terbuat dari kotoran anjing. Ini kepunyaan yang beragama Islam. Lihat ya, tuh!” sambungnya.

“Gue injek-injek dulu ini, gue injek-injek dulu baru gua videoin!”

Lalu di video yang lain, perempuan yang sama juga memprotes penyebutan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris. Menurutnya, mereka bukanlah teroris.

Baca Juga: Bertengkar dengan Istri, Viral Aksi Suami Tulis Surat Cinta untuk Minta Maaf

“Inget ya, Papua itu bukan teroris. Yang teroris itu mafia hukum dan persekutunya. Itu teroris. Makanya interopeksi kalau mau bilang orang lain itu teroris!”

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait