alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gus Miftah Dukung PPKM Darurat: Saya Setuju Tempat Ibadah Ditutup

Andi Ahmad S Selasa, 06 Juli 2021 | 07:53 WIB

Gus Miftah Dukung PPKM Darurat: Saya Setuju Tempat Ibadah Ditutup
Gus Miftah menyoroti keputusan pemerintah mengizinkan TKA masuk Indonesia saat PPKM darurat. - (Instagram/@gusmiftah)

Gus Miftah dukung PPKM Darurat ini di sampaikan pada akun instagram pribadinya pada Senin (5/7/2021) kemarin.

SuaraBogor.id - Pendakwah Gus Miftah dukung PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah di wilayah Jawa-Bali, sejak Sabtu (3/7/2021) kemarin. Tak hanya itu Gus Miftah dukung tempat ibadah ditutup sementara pada penerapan PPKM Darurat kali ini.

Gus Miftah dukung PPKM Darurat ini di sampaikan pada akun instagram pribadinya pada Senin (5/7/2021) kemarin. Disana Gus Miftah menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh tempat ibadah ditutup demi kebaikan masyarakat.

“Assalamualaikum wr wb. Dear Pemerintah, saya Miftah warga biasa, warga rendah, tidak punya jabatan apa-apa. Saya dukung penuh kebijakan Pemerintah untuk memberlakukan PPKM darurat, termasuk kebijakan menutup tempat ibadah,” tulis Gus Miftah disitat Suarabogor.id dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Selasa (6/7/2021).

Selain itu, Gus Miftah juga menyoroti soal kedatangan TKA asal China ke Indonesia di tengah situasi pandemi di tanah air yang semakin parah.

Baca Juga: Best 5 Oto: Pak Gub Ganjar Pranowo Bawa Bekal, Mobil Ambulans Covid-19 Dibegal

Menurutnya, sangat ironi di mana semua masyarakat diminta patuh untuk berdiam diri di rumah, tapi malah membolehkan 20 TKA China tetap datang ke RI.

“Sebagai warga negara kami usul kepada Pemerintah, please kami meminta pada Pemerintah setop kedatangan warga asing untuk datang di saat PPKM ini,” tuturnya.

Gus Miftah juga mengaku akan mematuhi semua kebijakan pemerintah, akan tetapi ia meminta warga asing tidak lagi diizinkan masuk ke tanah air saat pemberlakuan PPKM Darurat lantaran hal itu ironi.

“Di saat PPKM Darurat diberlakukan, di saat kami mematuhi semua kebijakan Pemerintah, tetapi mata kepala kami dipertontonkan kedatangan warga asing ke Indonesia. Bukankah ini ironi,” ungkapnya.

Diketahui, tanggapan Gus Miftah terhadap kebijakan PPKM Darurat tersebut bertolak belakang dengan penilaian pendakwah kondang lainnya yakni Ustaz Abdul Somad (UAS).

Baca Juga: Daftar Titik Penyekatan di Bali, Masih Bisa Lewat Pelabuhan Gilimanuk?

UAS dalam sebuah video ceramahnya yang belum lama ini viral di media sosial, tampak emosi dan kecewa lantaran tempat ibadah ditutup selama PPKM Darurat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait