Viral! Jenazah Digotong dari Rumah Sakit, Keluarga Sebut Pasien Bukan Covid-19

Peristiwa jenazah Covid-19 digotong sejumlah warga itu diketahui terjadi di Kelurahan Air Mata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Andi Ahmad S
Minggu, 18 Juli 2021 | 07:40 WIB
Viral! Jenazah Digotong dari Rumah Sakit, Keluarga Sebut Pasien Bukan Covid-19
Ilustrasi Pemakaman Covid 19

SuaraBogor.id - Sebuah video memperlihatkan jenazah digotong dari Rumah Sakit viral di media sosial. Bahkan, keluarga tolak bahwa pasien meninggal itu bukan karena Covid-19.

Peristiwa jenazah Covid-19 digotong sejumlah warga itu diketahui terjadi di Kelurahan Air Mata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka menggotong jenazah kerabat mereka yang meninggal di Rumah Sakit Umum Siloam, Kota Kupang, Sabtu 17 Juli 2021 kemarin

Terlihat dalam video, sejumlah orang menggotong jenazah pasien yang diduga meninggal lantaran Covid-19.

Baca Juga:Pria Penjual Jamu Viral di Medsos, Wajahnya Tuai Sorotan: Serasa Lihat Wang Yi Bo

Disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, dalam video berdurasi 16 detik itu, sekelompok warga tersebut diketahui menggotong jenazah dari RSUD Siloam. Adapun jenazah itu merupakan seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Air Mata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT.

Terkait video viral itu, Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar membenarkan kejadian yang terekam dalam video tersebut.

“Betul, kejadiannya tadi pagi di RSU Siloam. Pasiennya meninggal akibat Covid-19, tapi keluarga tidak percaya. Menurut keluarga meninggal karena sakit gula (diabetes),” terang Siregar.

Menurutnya, ia sempat mendatangi rumah duka dan memberikan pemahaman terkait protokol kesehatan, tetapi ditolak keluarga.

“Tadi jenazah almarhumah sudah dimakamkan di pekuburan umum Batukadera,” imbuh Siregar.

Baca Juga:Petugas yang Viral Joget di Pemakaman Covid-19 Memohon Maaf, Netizen: Jangan Diulangi Lagi

Kabar tesebut juga dibenarkan Ketua RT 07/RW 03 Kelurahan Airmata, Farid Belajam. Ia mengungkapkan benar adanya peristiwa itu saat dihubungi wartawan, Sabtu 17 Juli 2021 malam.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini