3. 11 korban dibawa ke 2 rumah sakit
Pasca kejadian, para korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Luka yang mereka alami beragam, mulai dari luka luka ringan sampai berat, luka bakar hingga shock.
Sebanyak 8 orang korban dibawa ke RS Bunda Margonda, Kota Depok. Sementara 3 orang sisanya ke RS Universitas Indonesia, termasuk Novandri yang meninggal beberapa jam setelah tiba di rumah sakit.

4. Kronologis kejadian
Baca Juga:Maia Estianty Bagikan Momen Ngekos di Depok, Netizen: Sekarang Sudah Enjoy
Awalnya, Kapolres Metro Depok, Imran Edwin Siregar menyatakan bahwa suara seperti ledakan yang terdengar sebelum kejadian berasal dari lift barang yang jatuh.
Lalu, plafon dan sebagian bangunan mall runtuh karena tidak mampu menahan getaran dari jatuhnya lift barang dari lantai 3 ke lantai dasar mall.
“Hasil pemeriksaan Tim Gegana, Tim Jibom dan KBR, tidak ada ledakan bom,” tegas Imran, Sabtu (21/8/2021) malam.
Sehari kemudian, Minggu (22/8/2021), Imran memperbarui keterangannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, kata Imran, insiden disebabkan oleh kebocoran pipa gas.
Dia pun tidak menampik kebocoran pipa gas ini juga penyebab ditemukannya luka bakar pada tubuh para korban.
Baca Juga:Sudah Tersedia! Daftar Penerima Vaksin Pfizer, Ada Anda?
“Bisa jadi, tapi apinya tidak ada ya,” tukas Imran.