facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bertahan 5 Hari, Mural 'Tuhan Aku Lapar' di Depok Dihapus Satpol PP

Andi Ahmad S Minggu, 29 Agustus 2021 | 19:07 WIB

Bertahan 5 Hari, Mural 'Tuhan Aku Lapar' di Depok Dihapus Satpol PP
Mural di Depok 'Tuhan Aku Lapar' dihapus [Suarabogor.id/Immawan]

Mural di Depok itu terpampang pada sebuah tembok di salah satu sisi Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

SuaraBogor.id - Tidak mau kalah dengan daerah lain, Depok juga sempat punya mural bernada kritik terhadap pemerintah. Namun kekinian, mural di Depok tersebut telah dihapus.

Mural di Depok itu terpampang pada sebuah tembok di salah satu sisi Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

"'Tuhan aku lapar'. Kita hidup dimana mural dianggap kriminal dan korupsi dianggap budaya. Terus dibatasi, tapi tak diberi nasi," demikian kritik yang disampaikan oleh mural tersebut.

Berdasarkan pantauan SuaraBogor.id, tulisan mural dihapus dengan cat hitam. Cat hanya disapukan secara kasar diatas tulisan, bukannya merapikan atau menutup keseluruhan tembok.

Baca Juga: Alhamdulillah, Kemensos Berikan Bantuan ke Korban Meninggal Insiden Mall Margo City

Menurut salah satu penjual es legen di yang sering melewati lokasi, Rahmat, mural dihapus oleh petugas dari Satpol PP bersama polisi dan TNI.

"Dihapusnya Kamis (26/8/2021) pagi," kata Rahmat kepada SuaraBogor.id.

Sepengatahuan Rahmat, mural sudah bertahan sekitar 5 hari. Namun Dia tidak mengetahui siapa yang membuat mural itu.

"Pokoknya tiap saya lewat beberapa hari lalu itu, muralnya sudah ada," tukasnya.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratna Nurdiany buka suara terkait penghapusan mural.

Baca Juga: Pengumuman! Ada Perbaikan Jembatan, Dishub Depok Alihkan Lalin di GDC Selama 4 Bulan

Lienda memastikan, pihaknya bertindak karena mural dianggap mengganggu keindahan tata kota.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait