facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stok Vaksin BCG Bagi Penderita Tuberkulosis di Cianjur Kosong

Andi Ahmad S Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:31 WIB

Stok Vaksin BCG Bagi Penderita Tuberkulosis di Cianjur Kosong
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Sutrisna orang tua pasien penderita tuberkulosis asal Kecamatan Karangtengah Cianjur, mengaku sudah membawa anaknya ke sejumlah klinik yang ada di Cianjur

SuaraBogor.id - Pemberian vaksin bagi bayi terhambat. Hal itu disebabkan vaksin BCG di Cianjur kosong. Vaksin Bacille Calmette-Guérin (BCG) digunakan bagi penderita tuberkulosis atau TBC di Kabupaten Cianjur.

Sutrisna orang tua pasien penderita tuberkulosis asal Kecamatan Karangtengah Cianjur, mengaku sudah membawa anaknya ke sejumlah klinik yang ada di Cianjur, namun dirinya tetap tidak mendapatkan vaksin BCG.

"Kemarin saya pergi ke dua klinik yang ada di Cianjur. Tujuannya buat imunisasi anak usia satu bulan. Tapi di dua klinik tersebut tidak tersedia vaksin BCG," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon di Cianjur, Selasa (31/8/2021).

Ilustrasi bayi. (Pexels)
Ilustrasi bayi. (Pexels)

Berdasarkan keterangan sejumlah perawat yang ada di Klinik, kata dia, vaksin BCG untuk penderita tuberkulosis bagi bayi, sudah hampir satu bulan terakhir tidak ada.

Baca Juga: Menanti Kehadiran Buah Hati? Ini 150 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Berawalan Huruf J

"Kata perawat di Klinik yang saya datangi, katanya pasokan vaksin BCG tidak ada selama satu bulan lalu, mereka juga tidak mengetahui penyebab tidak adanya vaksin untuk penderita tuberkulosis," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal membenarkan terkait tidak adanya stok vaksin BCG di Cianjur kosong.

"Kelangkaan vaksin BCD sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu, karena adanya keterlambatan distribusi dari pemerintah pusat," katanya.

Ia mengatakan, selain terkendala oleh distribusi dari pemerintah pusat, saat ini tempat penyimpanan vaksin dipenuhi oleh vaksin Covid-19, sehingga tidak ada tempat penyimpanan untuk vaksin BCG.

"Terkait stok vaksin BCG yang kosong, kita sudah mengungulkanya diawal tahun. Jumlah pengusulnya sendiri disesuaikan dengan angka kehamilan di Kabupaten Cianjur," katanya.

Baca Juga: Puluhan Pedagang Keliling di Cianjur Dapat Misi Khusus dari Polisi

Pihaknya mengimbau, masyarakat Cianjur khusus untuk orang tua yang memiliki bayi untuk tidak panik terkait kosongnya vaksin BCG, karena masih ada kesempatan waktu selama 3 sampai 6 bulan untuk melakukan vaksin BCD.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait