“Sudah gak ada kalau rumah saya ilang alat alat bengkel dan perabotan rumah gak terselamatkan,” katanya.
Sementara itu dampak longsor diduga akibat aktifitas proyek galian tambang dari perusahaan swasta.
Sebelumnya longsor juga pernah terjadi pada 3 Agustus 2021. Saat meninjau lokasi Bupati Bogor Ade Yasin meminta perusahaan bertanggungjawab.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa Pegerakan tanah dan longsor di Kampung Ciater, Desa Cipinang Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Baca Juga:Lokasi SIM Keliling Kota Bogor Senin 13 September 2021