alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mahasiswa Asal Lampung Tewas Gantung Diri di Perkebunan Citeko Bogor

Andi Ahmad S Senin, 11 Oktober 2021 | 16:11 WIB

Mahasiswa Asal Lampung Tewas Gantung Diri di Perkebunan Citeko Bogor
ilustrasi gantung diri, bunuh diri. [Envato elements]

Diketahui, pria gantung diri itu bernama Ari Setiawan (23). Dia ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (9/10/2021).

SuaraBogor.id - Warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor digegerkan dengan adanya penemuan mayat pria yang menggantung di pos tiang Perkebunan Citeko.

Diketahui, pria gantung diri itu bernama Ari Setiawan (23). Dia ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (9/10/2021).

Saat tewas, pria berkulit sawo matang warga Tanjung Agung Provinsi lampung, mengenakan kaos hitam bertuliskan Slow Grow dengan celana jeans berwarna biru gelap.

Di depannya didapati motor Honda Beat dengan Nopol F 5536 OL.

Baca Juga: Pesona 4 Hutan Pinus Bogor, dari Gunung Pancar hingga Loji

Dari video yang beredar pada Senin 11 Oktober 2021, leher korban terikat pada tali tambang warna biru, di tiang pos disekitar perkebunan. Korban berstatus mahasiswa itu ditemukan oleh warga sekitar.

Saat ini, lokasi gantung diri sudah dipasang garis Polisi, agar warga tidak mendekat. Belum adanya pihak korban yang menjemput atau melaporkan terkait keluarganya yang melakukan aksi gantung diri.

Catatan Redaksi:

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Baca Juga: Kecelakaan di Gerbang Tol Sentul Barat, Polisi: 4 Kendaraan Rusak Diseruduk Bus

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait