alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cianjur Diguyur Hujan Deras, Rumah di Desa Nagrak Terendam Banjir

Andi Ahmad S Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:27 WIB

Cianjur Diguyur Hujan Deras, Rumah di Desa Nagrak Terendam Banjir
Ilustrasi banjir di Cianjur [ANTARA]

Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (19/10/2021) tersebut mengakibatkan lahan sawah ambrol.

SuaraBogor.id - Sebanyak lima rumah warga di Kampung Babakan Reyom, RT02/17, Desa Nagrak, Kabupaten Cianjur teredam banjir, akibat Sungai disekitar meluap setelah diguyur hujan deras.

Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (19/10/2021) tersebut mengakibatkan lahan sawah ambrol.

Obar (55) warga Kampung Babakan Reyom, mengatakan, saat terjadi hujan deras, sungai yang berada didekat permukiman warga tiba-tiba meluap, rumah warga pun langsung terendam banjir.

"Ketika hujan aliran sungai begitu deras, bahkan sempat terasa getaran, karen jarak dari rumah dan sungai berjarak sekitar beberepa meter," katanya di lokasi kejadian.

Baca Juga: Hujan Guyur Bogor, Rumah di Cilebut Terendam Banjir

Saat kejadian kata dia, genangan air sempat mencapai setingi pinggang orang dewasa, sejumlah peralatan rumah tangga, dan barang elektroknik terendam.

"Dengan waktu yang singkat lupan air dari sungai langsung setinggi pinggang orang dewasa, namun untungnya tidak ada korban luka dan jiwa," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Nagrak, Hendi Saepul Maladi mengungkapkan, pihaknya mengetahui adanya kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat.

"Akibat hujan deras sungai selebar 2 meter yang berada disekitar permukiman warga meluap dan langsung membanjiri lima rumah, dan beberapa ternak terbawa arus," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, akibat banjir tersebut sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak diungsikan, dan jalan penghubung antar kampung serta beberapa rumah terancam longsor.

Baca Juga: Banjir di Kota Malang Mengakibatkan Kemacetan Sejuah 2 Km, Beberapa Kendaraan Mogok

"Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk menanganinya. Sementara ini sejumlah warga tengah gotong royong untuk membersihkan material tanah yang menutupi aliran sungai," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait