alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ratu Elizabeth Buka Lowongan Kerja Untuk Tukang Sapu, Gajinya Ratusan Juta

Andi Ahmad S Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:01 WIB

Ratu Elizabeth Buka Lowongan Kerja Untuk Tukang Sapu, Gajinya Ratusan Juta
Unggahan Kerajaan Inggris saat Ulang Tahun Ratu Elizabeth II (instagram.com/theroyalfamily)

Informasi itu diketahui dari Buckingham Palace yang baru saja mengunggah lowongan kerja di situs Reed. Mereka sedang membutuhkan pekerja kebersihan.

SuaraBogor.id - Saat ini banyak orang yang ingin bekerja, namun susah untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Nah, kali ini Ratu Elizabeth membuka lowongan.

Informasi itu diketahui dari Buckingham Palace yang baru saja mengunggah lowongan kerja di situs Reed. Mereka sedang membutuhkan pekerja kebersihan.

Pihak istana mencari seseorang yang bisa membantu merapikan berbagai ruangan. Profesi ini pun tidak butuh banyak kualifikasi khusus meski dituntut untuk melakukan tugas dengan standar tinggi.

“Bergabunglah dengan tim profesional kami di tempat kami di London, kamu akan memelihara, membersihkan, dan menjaga berbagai interior dan item, memastikan mereka terlihat terbaik," tulisnya mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga: Kriminolog UGM Beberkan 3 Faktor Generasi Muda Terjebak Dalam Pekerjaan Pinjol Ilegal

Tak hanya bisa bekerja untuk istana, orang terpilih juga dijanjikan mendapat ilmu dan pengalaman dari spesialis.

Tak hanya sekadar jadi tukang sapu, pekerjaan ini cukup menjanjikan karena dikatakan mendukung perkembangan.

“Kadang-kadang kamu akan mendukung upacara-upacara dan acara-acara juga. Dalam lingkungan di mana banyak pengembangan dan pelatihan, kamu bisa menumbuhkan kemampuan dalam peranmu,” tulisnya lagi.

Meski tidak dikatakan terkait spesifikasi khusus tentu tetap ada kualifikasi yang dicari untuk bisa bekerja di Istana Buckingham Ratu Elizabeth.

“Orang yang sangat efisien dan proaktif dan punya kemampuan manajemen waktu yang baik, kamu akan bisa memprioritaskan dan mengatur beban kerja keseharian yang sibuk”

Baca Juga: 4 Persepsi Keliru Seputar Produktivitas, Banyak Orang Masih Salah

Diperlukan pula sikap yang positif untuk belajar dan berkembang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait