alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Siram Istri Pakai Air Keras, WNA asal Timur Tengah Diduga Kabur ke Jakarta

Andi Ahmad S Sabtu, 20 November 2021 | 18:44 WIB

Usai Siram Istri Pakai Air Keras, WNA asal Timur Tengah Diduga Kabur ke Jakarta
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstocks)

Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Ahmad Suprijatna mengatakan jajarannya dibantu Polres Cianjur masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri

SuaraBogor.id - Warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah diduga kabur ke wilayah Jakarta usai menyiram istrinya sendiri menggunakan air keras.

Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Ahmad Suprijatna mengatakan jajarannya dibantu Polres Cianjur masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang diketahui melarikan diri ke wilayah Jakarta.

"Kita masih menyelidiki dengan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Mudah-mudahan saja segera tertangkap," kata dia.

Ia menambahkan, sementara ini korban masih belum dapat dimintai keterangan, karena masih menjalani penanganan medis akibat luka yang dideritanya.

Baca Juga: Suami WNA Timur Tengah Diduga KDRT Istri, Sekujur Tubuh Disiram Air Keras

Diberitakan sebelumnya, Sarah (21) perempuan asal Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur mengalami luka serius setelah suaminya menyiramkan air keras ke sekujur tubuh istrinya tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kekerasan yang dialami Sarah tersebut terjadi pasa Sabtu (20/11/20) dini hari. Saat itu korban tengah terlelap tidur, dihampiri suaminya yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Timur Tengah.

Ketua RT 02/07, Desa Sukamaju, Endang Sulaeman mengaku tidak mengetahui kejadian yang menimpa korban yang diketahui baru berumah tangga sekitar 1,5 bulan dengan terduga pelaku.

"Awalnya ada teriakan minta tolong, lalu saya bergegas keluar. Setelah dilihat korban sudah tergeletak di teras rumahnya dengan luka bakar akibat siraman air keras," katanya pada wartawan.

Mengetahui korban yang sudah tergeletak itu, kata Endang, pihaknya langsung melaporkan ke pihak desa dan kepolisian setempat.

Baca Juga: Film Death Knot dan Kompilasi Jakarta Film Fund Meramaikan Hari Kedua Jakarta Film Week

"Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sayang, Cianjur untuk mendapatkan perawatan medis. Karena, mengalami luka bakar pada sekujur tubuhnya," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait