Banyak Penolakan dari Budayawan, BRIN Bakal Kaji Dampak Wisata Malam di Kebun Raya Bogor

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bakal melakukan kajian ilmiah yang akan dilakukan mengenai dampak adanya wisata malam GLOW

Andi Ahmad S
Kamis, 25 November 2021 | 15:43 WIB
Banyak Penolakan dari Budayawan, BRIN Bakal Kaji Dampak Wisata Malam di Kebun Raya Bogor
Glow atau Atraksi lampu hias pada wisata malam di Kebun Raya Bogor, direncanakan bakal mulai beroperasi dalam waktu dekat ini. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

SuaraBogor.id - Masyarakat dan budayawan serta para pemuda menolak dengan keras adanya wisata malam GLOW di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

Menanggapi keresahan publik, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bakal melakukan kajian ilmiah yang akan dilakukan mengenai dampak adanya wisata malam GLOW terhadap flora dan fauna yang ada di Kebun Raya Bogor.

Plt Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor BRIN, Sukma Surya Kusumah mengatakan, penelitian tersebut akan dilakukan BRIN beserta sejumlah pihak lintas bidang Organisasi Riset (OR) termasuk peneliti yang berasal dari IPB University.

Riset tersebut dilakukan untuk melihat adakah dampak yang ditimbulkan dari keberadaan wisata malam Glow terhadap keberlangsungan flora dan fauna yang ada di Kebun Raya Bogor.

Baca Juga:BRIN Dorong 80 Persen Anggaran Riset dari Swasta

Setidaknya ada tiga riset yang akan dilakukan pihaknya untuk melihat perubahan karakteristik hewan dan tumbuhan yang ada di Kebun Raya Bogor.

Pertama, riset tersebut akan mendalami mengenai topik permodelan spasial dampak cahaya malam buatan terhadap kesehatan tumbuhan menggunakan alat Unmanned Aerial Vehicle.

Dimana penelitian tersebut mengidentifikasi area dan tumbuhan yang terpapar cahaya malam buatan yang ada di GLOW, baik dari dalam maupun luar kawasan Kebun Raya Bogor.

Rencananya penelitian tersebut akan dilakukan selama satu tahun mulai Januari 2022 hingga Desember 2022, yang akan menyasar pada sekitar 300 pohon yang ada di Kebun Raya Bogor sebagai sampel penelitian.

Kedua, penelitian untuk menganalisis pengaruh cahaya malam buatan pada fungsi-fungsi ekofisiologi beberapa jenis tumbuhan tropis Kebun Raya Bogor.

Baca Juga:BRIN Fokus pada Tiga Teknologi Kunci untuk Dukung Industri Kendaraan Listrik di Indonesia

Ketiga, para peneliti juga akan mengkaji pengaruh dampak cahaya malam buatan pada fungsi-fungsi ekofisiologi beberapa jenis tumbuhan tropis. Penelitian tersebut dilakukan untuk mengetahui spektrum (panjang gelombang) dampak cahaya malam buatan terhadap tanaman. Minimal untuk mengetahui dampak cahaya terhadap fungsi-fungsi ekofisiologi tumbuhan tropis.

"Parameter yang akan diamati dalam penelitian tersebut antara lain panjang daun, luas daun, ketebalan daun, warna daun, kerapatan stomata, konduktansi stomata, klorofil total, laju fotosintesis, laju respirasi, senyawa metabolit sekunder, dan ekspresi gen. Ini semua akan kami amati lewat tipe cahaya, intensitas, dan durasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini