Kopassus dan Brimob Bentrok di Mimika, Polda Papua: Sudah Kondusif

Bentrok itu melibatkan Personel TNI dari Satgas Nanggala Kopassus dengan personel Polri yang tergabung dalam Satgas Amole (Brimob), diduga akibat rokok.

Andi Ahmad S
Senin, 29 November 2021 | 12:47 WIB
Kopassus dan Brimob Bentrok di Mimika, Polda Papua: Sudah Kondusif
Viral Oknum Brimob Bawa Senjata Cari Anggota TNI di Papua (Instagram/@infokomando.official)

SuaraBogor.id - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa memberi tanggakap soal kasus bentrok antara Kopassus dan Brimob di Kabupaten Mimika, Papua.

Bentrok itu melibatkan Personel TNI dari Satgas Nanggala Kopassus dengan personel Polri yang tergabung dalam Satgas Amole (Brimob), diduga akibat rokok.

“Pada hari Sabtu, tanggal 27 November 2021, bertempat di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua, telah terjadi kasus kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole,” ujarnya, menyadur dari Digtara -jaringan Suara.com, Senin (29/11/2021).

Kamal mengungkapkan bentrokan itu terjadi karena rokok. Awalnya, ada enam anggota Satgas Amole Kompi 3 yang sedang berjualan rokok di sekitar pos.

Baca Juga:Kopassus dan Brimob Bentrok di Papua Dipicu Soal Rokok

Kemudian, sekitar 20 personel Kopassus datang dengan maksud membeli rokok yang mereka jual. Namun anggota Kopassus komplain mengenai harga rokok itu.

“Kesalahpahaman tersebut berawal dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok. Selanjutnya, tiba personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 Penugasan,” tuturnya.

Setelah itu, Kamal menjelaskan, anggota Kopassus melakukan pengeroyokan terhadap enam anggota Brimob tersebut. Mereka menggunakan benda tumpul dan tajam dalam pengeroyokan.

“Selanjutnya, pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam personel Amole Kompi 3 Penugasan,” ucap Kamal.

Kamal menyatakan bentrokan itu hanya kesalahpahaman. Menurutnya, kedua belah pihak telah berdamai.

Baca Juga:Hilang 4 Hari, Tubuh Awak Kapal Pengangkut Rokok Ilegal Ditemukan Mengambang

Namun para anggota yang terlibat dalam bentrok tetap diproses disiplin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini