Nilai Shalat Dhuha, Shalat Dengan Pahala Sebesar Pahala Haji dan Umroh

Shalat Dhuha adalah shalat yang dikerjakan di waktu dhuha dan dapat dikerjakan sebanyak dua hingga 12 rakaat.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 05 Januari 2022 | 14:27 WIB
Nilai Shalat Dhuha, Shalat Dengan Pahala Sebesar Pahala Haji dan Umroh
Ilustrasi sholat, salat, shalat, tahiyat (envato)

Shalat Dhuha Mencukupi Urusan Seseorang di Akhir Siang

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Menurut Al 'Azhim Abadi, hadis tersebut dapat diartikan bahwa dengan menjalankan Shalat Dhuha kita dapat dihindarkan dari berbagai bahaya yang mungkin dapat kita alami. Di sisi lain, hadis ini juga dapat diartikan bahwa orang yang menunaikan Shalat Dhuha dapat terhindarkan dari perbuatan dosa.

At Thibiy memiliki pendapat lain terkait masalah hal ini, menurutnya hadis tersebut dapat berarti bahwa orang yang menunaikan Shalat Dhuha akan diberikan kecukupan dalam segala kesibukannya dan akan dijauhkan dari hal-hal yang dia benci selama sisa siang di hari itu.

Baca Juga:Niat Shalat Dhuha Berserta Doa Setelah Shalat

Pahala Shalat Dhuha Sama Dengan Pahala Haji dan Umroh

Nilai Shalat Dhuha selanjutnya dapat dilihat dari sebuah hadis dari Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Menurut Al-Mubaarakfuri waktu tepat yang dimaksud dalam “melaksanakan shalat dua raka’at” adalah ketika matahari sudah ada pada titik setinggi tombak hingga saat seseorang dilarang melaksanakan shalat. Shalat ini juga dapat disebut sebagai Shalat Isyroq. Menurut Imam Ibnu Utsaimin, Shalat Isyroq ini merupakan Shalat Dhuha yang ditunaikan di awal waktu.

Orang yang Menunaikan Shalat Dhuha Adalah Orang yang Taat

Jika kamu ingin dimasukkan ke dalam golongan orang yang taat, maka ibadah Shalat Dhuha adalah ibadah yang harus kamu tunaikan. Menurut hadis dari Abu Hurairah, Rasulullah pernah bersabda, “Tidaklah menjaga shalat sunah Dhuha melainkan awwab. Inilah shalat awwabin” (Syarh Shahih Muslim, 6:30). Sesuai dengan penjelasan Imam Nawawi, awwab adalah muthii' atau orang yang taat. Beberapa orang meyakini bahwa arti dari awwab adalah orang yang kembali taat.

Baca Juga:Niat Shalat Dhuha: Mulai Dari Tata Cara Hingga Waktu Pelaksanaan

Waktu Tepat Untuk Melaksanakan Shalat Dhuha

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini